Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Bocah Dalam Karung

Subhan Sabu, Okezone · Sabtu 22 Mei 2021 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 340 2413980 polisi-kantongi-identitas-pelaku-pembunuhan-bocah-dalam-karung-WlYr8qALBm.jpg Prosesi pemakaman bocah yang ditemukan tewas di dalam karung (Foto : MPI/Subhan)

MANADO - Satreskrim Polresta Manado sudah mengantongi identitas pelaku yang diduga telah melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah berinisial MS (13) di Desa Koha Barat, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa yang ditemukan tewas terbungkus dalam karung dengan kondisi leher patah dan diduga diperkosa terlebih dahulu sebelum dibunuh.

"Pelaku masih buron, namun identitasnya sudah kami kantongi dan sedang dalam pengejaran," ujar Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Sabtu (22/5/2021).

Sementara pantauan MPI di rumah duka, isak tangis keluarga pecah saat peti mati korban akan diangkat untuk dibawa ke pemakaman, terutama sang Ayah yang terus-terusan menangis mengiringi jenazah putri kesayangannya.

ES (51), ayah korban hanya bisa pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kasus itu ke pihak kepolisian. "Kalau saya mengatakan dia itu dihukum mati berarti saya sudah menghakimi, jadi saya serahkan saja kepada yang berwajib hukuman apa yang setimpal," kata ES.

Di mata para tetangga, anak ke lima dari enam bersaudara itu dikenal sebagai anak yang pintar dan rajin. Korban bersama saudaranya yang lain hanya tinggal bersama ayahnya karena ibunya sudah meninggal dunia.

Baca Juga : Bocah Asal Minahasa Ditemukan Tewas Dalam Karung, Diduga Diperkosa lalu Dibunuh

"Kalau ayahnya pulang kerja, anak itu (korban) langsung menyambut dan membuatkan kopi buat ayahnya, kalau Ayahnya kerja ke luar kota, korban bersama adik perempuannya selalu dibawa, kalau ayahnya mau pergi jauh, keduanya selalu dibawa," ujar Frangky, warga Desa Koha Barat.

Korban sendiri duduk di SD kelas VI dan baru dua hari mengikuti Ujian Nasional. Sayang nasib berkata lain, sejak hilang pada Selasa 18 Mei 2021, korban ditemukan tiga hari kemudian atau Jumat 21 Mei 2021 dalam kondisi tewas mengenaskan.

Korban kemudian di makamkan di samping makam ibunya yang meninggal dua tahun lalu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini