Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panglima TNI: PPKM Skala Mikro Masih Menjadi Strategi Pemerintah untuk Kendalikan Covid-19

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 25 Mei 2021 |18:28 WIB
 Panglima TNI: PPKM Skala Mikro Masih Menjadi Strategi Pemerintah untuk Kendalikan Covid-19
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat rapat evaluasi PPKM Mikro (foto: Puspen TNI)
A
A
A

JAKARTA - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, memimpin Rapat Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro yang dihadiri Kasad, Kasal dan Kasau serta seluruh jajaran TNI, di Gedung Persada Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (25/5/2021).

Rapat Evaluasi PPKM Skala Mikro yang berlangsung secara virtual dan tatap muka tersebut, diikuti oleh 232 peserta dari jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Dalam rapat virtual tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa Presiden RI Joko Widodo memberikan apresiasi sangat tinggi kepada prajurit TNI yang telah melaksanakan tugas sebagai pengawas protokol kesehatan, menjadi vaksinator dan juga tracer pasien Covid-19.

“Hingga saat ini, PPKM Skala Mikro masih menjadi strategi utama Pemerintah untuk mengendalikan pandemi Covid-19. Strategi ini diterapkan berdasarkan pertimbangan untuk melaksanakan pembatasan sosial di skala komunitas yang kecil,” kata Hadi Tjahjanto dalam keterangannya.

 Baca juga: PPKM Mikro Akan Kembali Diperpanjang, Ini yang Bakal Diatur

Ia mengatakan, bahwa selama kurang lebih satu tahun  TNI telah melaksanakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan serta operasi lainnya untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.  

“Saya mengucapkan terima kasih atas semua upaya dan kerja keras yang telah dilakukan dalam pelaksanaan operasi penegakkan protokol kesehatan, mulai dari PSBB sampai saat ini yaitu PPKM Skala Mikro,” ujarnya.

 Baca juga: Update Corona di Indonesia 25 Mei 2021: Positif 1.786.187 Orang, 1.642.074 Sembuh dan 49.627 Meninggal

Menurutnya, tingkat kepatuhan masyarakat di seluruh daerah dalam melaksanakan 3 M masih belum optimal. Selain itu tingginya mobilitas masyarakat, baik di dalam maupun antar daerah yang rawan menjadi penyebab penularan, apalagi bila menyebabkan kerumuman massa.

“Dari data yang ada, kedisiplinan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sudah cukup baik, namun bila mobilitas antar daerah masih tinggi, maka kecenderungan kenaikan kasus positif tetap ada,” tuturnya.

Situasi ini menjadi perhatian Presiden Joko Widodo saat memimpin Ratas pada Senin 24 Mei 2021, dan Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan PPKM Mikro dan melakukan langkah 3T secara cepat dan tepat.  

“Untuk itu saya perintahkan kepada jajaran TNI agar melaksanakan koordinasi dengan Polri dan instansi samping terkait, khususnya Kemenhub dan Kemenkes, untuk melaksanakan penyekatan serta isolasi WNI maupun WNA yang datang dari luar negeri di titik-titik kedatangan luar negeri, terutama di Dumai dan Cilacap,” jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement