Perbaiki Instalasi Listrik Rumah, Kakek Tewas Kesetrum di Atas Plafon

Wahyu Rustandi, iNews · Rabu 26 Mei 2021 22:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 608 2415925 perbaiki-instalasi-listrik-rumah-kakek-tewas-kesetrum-di-atas-plafon-ByfLsAT6zC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SUMUT - Masyarakat Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Rabu (26/5/2021) siang dihebohkan dengan adanya seorang pria tua ditemukan tewas akibat tersengat aliran listrik.

Petugas kepolisian dan masyarakat sempat kesulitan mengevakuasi mayat korban, karena terjebak di atas plafon rumah yang sempit, tempat di mana korban bekerja memperbaiki instalasi di rumah yang sedang direnovasi.

Baca Juga:  Anggota Satgas Covid-19 Blitar Tewas, Polisi Periksa Saksi

Korban tewas diketahui bernama Muhammad Rasyid Daimunthe (61), warga Lingkungan Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Sebelum ditemukan tewas, korban bersama seorang rekannya yang lain, mengerjakan perbaikan instalasi listrik di rumah salah seorang warga di kompleks Perumahan Griya Karya Indah, di Kelurahan Tualang.

Saat sedang bekerja memperbaiki dan merapikan kabel listrik, korban yang saat itu seorang diri di atas plafon salah satu kamar rumah tersengat aliran listrik dan diduga langsung meninggal dunia. Teman korban yang mendengar teriakan korban selanjutnya memberitahukan warga sekitar dan menghubungi petugas kepolisian dari Polsek perbaungan.

Petugas dan warga yang berusaha mengevakuasi mayat korban sempat mengalami kesulitan untuk menurunkan mayat korban dari atas plafon, karena ruang yang sempit dan tertutup. Mayat korban akhirnya bisa dievakuasi, setelah petugas melubangi plafon di salah satu ruangan.

Dari tubuh korban, ditemukan bekas luka bakar di bagian jari tangan kanan yang diduga bekas tersengat aliran listrik.

Baca Juga:  Pasar Baru Gempar, Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Metro Atom Plaza

Usai berhasil mengevakuasi mayat korban, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman untuk dilakukan outopsi. Sebelumnya, Rozi, salah seorang warga mengatakan, anak korban sempat menolak mayat ayahnya di bawa ke rumah sakit dan berharap langsung dibawa ke rumah duka.

Saat ini, rumah tempat terjadinya peristiwa nahas ini sudah di garis polisi oleh petugas kepolisian. Sementara mayat korban usai dilakukan outopsi di rumah sakit, selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini