Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Sebut Jatim Berpotensi Gempa M8,9 dan Tsunami Setinggi 29 Meter

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 30 Mei 2021 |14:19 WIB
BMKG Sebut Jatim Berpotensi Gempa M8,9 dan Tsunami Setinggi 29 Meter
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mempredikisi akan munculnya gempa dengan kekuatan 8,9 Magnitudo, dan Tsunami dengan tinggi 29 meter di Jawa Timur. Prediksi ini muncul setelah BMKG melakukan pemodelan matematika, untuk mengukur potensi besaran gempa dan ketinggian tsunami di wilayah tersebut.

Hal ini dikemukakan oleh Ketua BMKG, Dwikorita Karnawati dalam webminar bertajuk Kajian dan Mitigasi Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur.

"Berdasarkan sejarah dan data-data yang terekam sampai hari ini, kami menyusun simulasi dan pemodelan secara matematis potensi tsunami di Jawa Timur," kata Dwikorita.

Baca juga:  BMKG Beberkan Fakta-Fakta Gempa M5,3 di Toli-Toli

Dari hasil pemodelan itu ditemukan fakta mengenai tsunami bahwa di wilayah Jawa Timur. Potensi tinggi maksimum tsunami pada seluruh pesisir, ada di Kabupaten Trenggalek dengan kisaran 26-29 meter. Sedangkan, untuk waktu tercepat, tercatat diangka 20-24 menit pada Kabupaten Blitar.

Zona Seismik Gap

Baca juga:  BMKG: Waspada Hujan Disertai Petir Sore hingga Malam di Dua Wilayah Jakarta

Lebih lanjut dalam webminar-nya, Dwikorita menjelaskan mengenai peta distribusi gempa di Jawa Timur dalam periode 2008 hingga 2020. Tercatat ada ratusan titik gempa selama periode tersebut, yang ditandai dengan titik berwarna merah dan kuning.

Pada peta tersebut juga terlihat masih ada ruang kosong, yang merupakan zona bebas gempa sejak 2008. Menurut Dwikorita, ruang itu dinakaman zona seismik gap, yang patut diwaspadai keberadaannya.

“Karena zona itu belum melepaskan energi sebagai gempa, energi masih tersimpan di sana. Artinya baru siap-siap akan melepaskan energi,” tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement