Tahanan tersebut kata Dedy sering melakukan salat berjamaah, kadang juga petugas SPKT selalu datang mengingatkan untuk salat lima waktu.
“Karena mereka tidak bisa melihat waktu salat anggota kita yang piket selalu mendatangi mereka untuk memberitahu saatnya salat,” terangnya.
Dedi menambahkan, tahanan yang disel tersebut sedang menjalani proses hukum, meski menjalani proses hukum bukan berarti mereka buruk.
“Kita akan membina mereka menjadi lebih baik, selagi bisa dibina ya kita bina, mereka ditahan untuk mendapatkan sanksi yang mereka perbuat, kalau sudah keluar nanti kita harapkan mereka bisa kembali ke masyarakat tidak mengulang lagi perbuatannya,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.