Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Video Pria Dikeroyok dalam Bus hingga Babak Belur

Mohamad Yan Yusuf , Jurnalis-Jum'at, 04 Juni 2021 |15:28 WIB
Viral Video Pria Dikeroyok dalam Bus hingga Babak Belur
Foto: Istimewa
A
A
A

PADANG - Seorang pria diketahui babak belur dikeroyok sejumlah orang tak dikenal saat perjalanan menggunakan bus menuju Padang, Sumatera Barat.

Tak diketahui apa yang menyebabkan pria itu dikeroyok. Meski demikian, video pengeroyokan itu ramai di jejaring media sosial instagram setelah akun instagram @cetul.22 dan telah ditonton 2.218 pengguna instagram, Jumat (4/6/2021).

"Terjadi pengeroyokan di dalam bus pessel - padang. Saat ini sedang dalam penyelidikan polisi setempat," katanya dalam caption yang ditulis.

Dalam video yang beredar terlihat pria berpakai kaos gelap itu awalnya duduk di barisan paling depan. Tak lama kemudian sekelompok menyerangnya dan menyerangnya.

Hujan bogem mentah beberapa kali bersarang ke wajah dan badannya. Si pria itu hanya pasrah sembari menutupi wajahnya.

"Udah bang.. udah bang.. ya Allah, ya Allah," teriak seorang ibu seperti dalam rekaman video.

Meski dilarang dan dihalangi sejumlah itu, namun hal itu tak mengurangi niat sekelompok orang yang terlihat kesal kepadanya.

Ia pun tak henti hentinya menyerang pelaku. Termasuk kepada seorang pria berkaos putih yang juga ikut memisahkannya. Pria itu juga beberapa ikut dipukul sejumlah warga.

Hingga berita ditulis tak diketahui dimana peristiwa itu sebenarnya terjadi serta nasib orang yang dikroyoknya.

"Yg tau kronolgisnya silahkan komen. Agar bisa jadi data komplit. Buat korban silakan datangi pihak kepolisian," pesan si akun di akhir captionnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement