Haji 2021 Batal, Pengusaha Travel Khawatirkan Dana yang Disetor ke Kemenag

Hari Tambayong, iNews · Jum'at 04 Juni 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 519 2420004 haji-2021-batal-pengusaha-travel-khawatirkan-dana-yang-disetor-ke-kemenag-h56NrSv16s.jpg Pengusaha travel haji dan umrah di Surabaya, Ramli. (Foto : iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi mengumumkan peniadaan keberangkatan ibadah haji tahun 2021. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah Arab Saudi hingga kini belum memberi lampu hijau pelaksanaan ibadah haji tahun 1442 Hijriah/2021 masehi.

Melihat hal ini, pengusaha travel haji dan umrah Andalus di Surabaya, M Ramli mengaku khawatir terhadap calon jamaah yang akan berangkat. Penundaan ini sudah kali kedua setelah tahun lalu. Dengan penundaan ini antrean keberangkatan jamaah pun mundur. Hal ini, kata dia, juga dapat beriringan dengan kesehatan para jamaah yang juga pastinya menurun termakan usia.

“Kalau ini enggak jalan, 2 tahun ini makin mundur, makin lama. Apalagi dengan adanya Covid-19 ini, para jamaah umurnya makin berkurang, kesehatan juga enggak ada yang tahu. Dengan adanya vaksin ini sebenarnya bisa terselenggara, bisa berangkat kembali,” kata Ramli, Jumat (4/6/2021).

Tak hanya itu, para pengusaha juga khawatir terkait nasib uang yang sudah terlanjur disetor kepada Kementerian Agama yang jumlahnya tak sedikit.

“Banyak jamaah juga mungkin ada yang dana ditarik kembali. Sudah sebagian jamaah dengan adanya tidak berangkat ini, Tarik dana dengan alasan dipakai untuk modal kembali. Sedangkan kita sudah melakukan pembayaran di Departemen Agama,” tuturnya.

Lebih lanjut Ramli berharap banyak pada pemerintah untuk dapat melakukan pendekatan ke pemerintah Arab Saudi. Setidaknya kalau memang haji ditiadakan, ia berharap penerbangan tetap diizinkan sehingga jamaah umrah masih bisa berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga : Ini Imbauan MUI untuk Calon Jamaah Haji yang Batal Berangkat ke Tanah Suci

Tercatat jamaah haji khusus anggota Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh RI (Amphuri) sebanyak 3.400 orang. Sementara data kantor Kemenag Jawa Timur, kuota jamaah haji tahun 2021 sebanyak 1,5 juta jemaah menunggu keberangkatan haji.

Baca Juga : AMPHURI Hormati Keputusan Pemerintah Tidak Berangkatkan Calon Jamaah Haji

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini