Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gelar Tes Swab Massal di Jembatan Suramadu, 70 Pengendara Positif Covid-19

Aan haryono , Jurnalis-Minggu, 06 Juni 2021 |20:55 WIB
Gelar Tes Swab Massal di Jembatan Suramadu, 70 Pengendara Positif Covid-19
Foto: MNC Portal
A
A
A

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyekatan dan tes swab antigen di kaki Jembatan Suramadu. Hasilnya, sampai Maghrib ini 70 pengendara positif Covid-19.

(Baca juga: Langgar Prokes, Wali Kota Bekasi Didesak Segel Kafe Milik Anaknya)

Penyekatan dan swab massal itu dilakukan dengan ketat untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus yang terjadi di Kabupaten Bangkalan. Sebelumnya terjadi lonjakan kasus di Bangkalan yang membuat rumah sakit di sana membludak dengan pasien Covid-19.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, berdasarkan hasil rapat bersama kemarin, maka pihaknya menggelar rapid antigen di Suramadu. Awalnya, dilakukan secara acak dan hanya dilakukan bagi warga yang beralamat di tiga kecamatan yang saat ini lockdown, yaitu Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Klampis dan Kecamatan Arosbaya. Namun, ternyata ditemukan pengendara yang positif dan berasal dari luar tiga kecamatan tersebut.

(Baca juga: Gerebek Omma Restaurant, BNPB: Agar Tidak Terjadi Klaster Covid-19)

“Akhirnya, saya berkoordinasi dengan Bu Gubernur, Pak Pangdam dan Pak Kapolda serta Kapolres, kita sepakat untuk dilakukan tes antigen semuanya. Jadi, semua pengendara yang akan masuk ke Surabaya dari Madura harus tes antigen dulu di sini. Saya sudah kontak Bupati Bangkalan dan insyallah nanti Pemprov akan membuat rumah sakit lapangan di sini,” kata Eri.

Ia pun memastikan bahwa para pengendara yang akan masuk ke Surabaya dan begitu pula sebaliknya pengendara yang akan meninggalkan Surabaya dan akan masuk ke Madura, harus menunjukkan tes Covid-19 dulu. Jika mereka sudah dinyatakan negatif Covid-19 maka akan dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanannya.

“Tapi kalau diketahui positif setelah dites antigen, mereka akan langsung dibawa ke rumah sakit lapangan, atau akan dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo atau ke Rumah Sakit Haji,” jelasnya.

Eri menegaskan, hasil yang diperoleh sampai petang ini sudah ditemukan sebanyak 70 pengendara yang positif setelah dilakukan tes antigen di Suramadu itu. Bahkan, ia juga menegaskan bahwa pada saat penyekatan itu ditemukan satu pasien Rumah Sakit Husada Utama yang diantar oleh empat orang.

“Ternyata, empat orang yang mengantarkan ini juga positif. Nah, ini kan bahaya kalau begini, bisa menyebar kemana-mana,” tegasnya.

Eri juga memastikan bahwa penyekatan dan tes antigen itu akan dilakukan tiga shift dan direncanakan akan berlangsung selama 24 jam setiap harinya. Ia menegaskan penyekatan dan tes antigen ini akan terus dilakukan hingga ada evaluasi lebih lanjut dari Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement