JAKARTA - Sayyid Ja’far Shadiq Azmatkhan atau yang lebih dikenal Sunan Kudus adalah salah satu penyebar agama Islam yang tergabung dalam Wali Songo.
Sunan Kudus diperkirakan lahir pada 1500an Masehi. Dia merupakan putra dari Raden Usman Haji/Sunan Ngudung dengan ibu bernama Syarifah Ruhil/Dewi Ruhil.
Sunan Kudus merupakan keluarga bangsawan dari Kerajaan Demak. Dia juga merupakan keturunan dari Nabi Muhammad SAW melalui jalur Husain.
Berikut sejumlah fakta-fakta Sunan Kudus yang dihimpun dari berbagai sumber:
Strategi Dakwah Sunan Kudus
Mendekati Umat Hindu Sunan Kudus mengajarkan toleransi tinggi dalam agama Islam kepada umat Hindu. Sehingga umat Hindu tertarik masuk agama Islam. Ajaran tersebut adalah menghormati sapi yang dikeramatkanoleh umat Hindu. Serta membangun menara masjid dengan model Candi Hindu.
Mendekati Umat Budha
Sunan Kudus membuat sebuah tempat wudu berjumlah delapan. Pada delapan tempat wudu itu diberi arca Kebo Gumarang yang dihormati umat Budha. Setelah umat Budha melihat arca itu kemudian umat Budha penasaran dan masuk ke masjid lalu terpengaruh dengan ajaran Sunan Kudus yang akhirnya masuk Islam.
Pembaharuan Ritual Mitoni
Mitoni adalah syukuran kepada Tuhan atas dikaruniai seorang anak. Mitoni disakralkan oleh umat Hindu Budha, namun pada waktu itu umat Hindu Budha tidak bersyukur kepada Tuhan melainkan menyembah patung dan arca. Maka dari itu Sunan Kudus meluruskan makna Mitoni tersebut.
Peninggalan Sunan Kudus
Sejumlah peninggalan Sunan Kudus di antaranya Masjid Menara Kudus, Keris Cinthaka, Senjata berbentuk trisula, dan Tembang Maskumambang dan Mijil.
Peran Sunan Kudus
Semasa hidup Sunan Kudus juga berperan sebagai Panglima perang Kerajaan Demak, Hakim pengadilan Kerajaan Demak, dan Penasihat Arya Penangsang.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.