"Tidak ada juga tanda tangan pemasangan alat, tidak ada," kata Ertiawati, Kamis (10/6/2021).
Baca juga: Curhat Korban Filler Payudara: Biaya Operasi Penyembuhan Habis Rp50 Juta
Dia meminta pihak rumah sakit bertanggung jawab karena bayinya terancam cacat seumur hidup itu. Dia pun akan membawa anaknya untuk mendapat perawatan di RS Kota Kendari.
Pihak keluarga juga berencana akan melaporkan dugaan malpraktek tersebut ke pihak kepolisian.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.