Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arab Saudi Umumkan Keputusan Haji 2021, Menag: Keselamatan Jamaah Jadi Pertimbangan

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 12 Juni 2021 |18:40 WIB
Arab Saudi Umumkan Keputusan Haji 2021, Menag: Keselamatan Jamaah Jadi Pertimbangan
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok. Kemenag RI)
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi pada Sabtu (12/6/2021) telah mengumumkan kuota untuk pelaksanaan haji 1442 H, yang ditetapkan sebanyak 60.000 jamaah, hanya bagi warga dan penduduk di dalam Kerajaan itu.

Menanggapi keputusan ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meyakini keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan bagi jamaah haji. Dia mencatat bahwa kuota untuk tahun ini jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu.

BACA JUGA:  Breaking News: Arab Saudi Putuskan Kuota Haji, Hanya untuk 60.000 Jamaah dari Dalam Negeri

"Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat saja. Dengan menimbang keselamatan dan keamanan jamaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda. Sebagaimana Pemerintah RI, keselamatan dan keamanan jamaah, selalu menjadi pertimbangan utama," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta pada Sabtu.

"Jumlah kuota ditetapkan 60 ribu, ini jauh lebih banyak dibanding tahun lalu," sambungnya.

Menag mengapresiasi Arab Saudi yang mengumumkan keputusan resmi terkait penyelenggaraan haji 2021. Menurutnya, keputusan tersebut bisa menjadi pedoman bagi umat Muslim seluruh dunia, termasuk Indonesia, dalam konteks penyelenggaraan haji 1442 H.

BACA JUGA: Arab Saudi Putuskan Ibadah Haji Hanya untuk Dalam Negeri, Menag: Kita Ambil Hikmahnya

"Keputusan ini menunjukkan Saudi menomorsatukan aspek keselamatan dan kesehatan jiwa jamaah. Dengan membatasi jamaah luar, maka protokol kesehatan akan tetap bisa berjalan dengan baik sekaligus mengantisipasi potensi penularan wabah dengan jumlah yang masif," jelas Gus Yaqut, sapaan akrab Menag.

Menag berharap, keputusan ini juga mengakhiri polemik atau munculnya informasi hoaks selepas pengumuman pembatalan keberangkatan jamaah haji Indonesia pada 3 Juni lalu.

"Keputusan Saudi senapas dengan semangat Indonesia yang ingin menjaga keselamatan jamaah. Diharapkan masyarakat untuk patuh menjaga protokol kesehatan agar Covid segera tertangani sehingga jika tahun depan haji bisa dilaksanakan lagi kita sudah siap," ujarnya.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement