Tak Berhenti Menangis, Bocah di Bengkulu Dianiaya Ibu Sendiri Hingga Tewas

Ismail Yugo, iNews · Sabtu 12 Juni 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 340 2424104 tak-berhenti-menangis-bocah-di-bengkulu-dianiaya-ibu-sendiri-hingga-tewas-gqI06YFCb7.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Seorang ibu di Kabupaten Bengkulu utara tega menganiaya anak kandungnya lantaran kesal anaknya tak henti menangis. Korban mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan meninggal dunia.

Pihak Kepolisian dari Polsek Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara telah mengamankan ibu berinisial DE (22 tahun) pada Rabu (9/6/2021) dini hari. Pihak kepolisian melakukan penahanan setelah mendapat laporan dari masyarakat yang curiga dengan kondisi fisik korban yang mengalami luka lebam di bagian kepala.

BACA JUGA: 5 Fakta Kepsek Tewas Ditikam Wali Murid Akibat Belum Bayar SPP

DE langsung dibawa ke Mapolres Bengkulu Utara untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Napal Putih Ipda Erry Andra mengatakan bahwa saat dilakukan pemeriksaan DE mengaku ia melakukan tindak kekerasan terhadap anaknya sendiri ini lantaran emosi karena bocah itu tidak mau berhenti menangis.

Ipda Erry mengatakan bahwa sang anak meminta uang, tetapi saat tidak diberi dia marah dan menangis, melemparkan ibunya dengan telur.

BACA JUGA: Balita yang Dibunuh Ibu dan Selingkuhan Juga Dijejali Cabai Rawit

DE yang gelap mata pun memukul, mencekik, serta membenturkan kepala anaknya ke dinding hingga tak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia. Selain itu DE juga mengakui bahwa perbuatan tersebut ia lakukan sendiri saat sang suami sedang tidak ada di rumah.

Sementara itu berdasarkan informasi dari keluarga, tersangka DE merupakan warga Kabupaten Lebong yang baru tinggal di Kecamatan Napal Putih bersama suami barunya dan bekerja sebagai buruh tani. Namun DE diketahui tidak memiliki penyakit yang berkaitan dengan psikis.

Akibat perbuatannya DE terancam pasal 80 ayat 3 ayat 4 UU 35 tentang perlindungan anak dengan hukuman 20 tahun penjara

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini