"Si jenderal itu dateng ke Mao Zedong. 'Anda kenapa memilih? Saya pernah membunuh anak buah anda, ribuan saya bunuh'. Mao menjawab, 'jangan kita bicara masa lalu, siap kita bangun Tiongkok yang baru, we look to the future'," cerita Prabowo
Pilihannya untuk menerima ajakan Jokowi bukanlah tanpa sebab. Pasalnya dia ingin memberikan contoh bahwa sebagai pemimpin harus menurunkan ego masing-masing demi kemasalahatan bangsa.
"Kita kasih pelajaran dan bayangkan kalau pemimpin karena egonya untuk jabatan, jabatan itu kan tanggungjawab. Jadi kita harus punya wisdom kearifan dan komitmen seperti itu," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.