Share

Kokain 31,5 Kg Ditemukan di Kapal Pesiar

Susi Susanti, Koran SI · Senin 14 Juni 2021 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 18 2424656 kokain-31-5-kg-ditemukan-di-kapal-pesiar-NotWto7PiP.jpg Kokain (Foto: CNN)

FLORIDA - Sebuah layanan keamanan kapal pesiar menemukan 69,5 pon (31,5 kg) kokainย pekan lalu dan menyerahkan hasil tangkapan itu kepada petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) Amerika Serikat (AS) saat berlabuh di pelabuhan Florida.

Pejabat pelayaran memberi tahu petugas CBP yang ditugaskan di pelabuhan Port Everglades bahwa inspeksi kapal telah menemukan kantong sampah dengan paket berbentuk batu bata di ruang kosong kapal.

Pada 6 Juni lalu, petugas CBP bertemu dengan kapal pesiar dan tim keamanan selama pemberhentian pemeliharaan di Port Everglades, dan paket bubuk putih dinyatakan positif mengandung kokain.

Tim Penegakan Kargo Taktis Tingkat Lanjut CBP melakukan "pemeriksaan menyeluruh" terhadap kapal dan tidak menemukan barang selundupan lainnya.

Dylan DeFrancisci, direktur operasi lapangan pelabuhan untuk Port Everglades/Fort Lauderdale, memuji operasi yang menemukan kokain.

(Baca juga: Masyarakat Adat Amazon 'Tidak Sebabkan Gangguan Atau Hilangnya Spesies' Selama Ribuan Tahun Hidup di Hutan)

"Penyitaan ini menunjukkan kerjasama yang sangat baik yang dimiliki CBP dengan mitra industri kami untuk mendeteksi dan melarang obat-obatan terlarang yang diselundupkan ke negara kami," kata DeFrancisci dalam sebuah pernyataan.

"Petugas kami berusaha setiap hari mengembangkan dan meningkatkan kemitraan kami dengan lembaga penegak hukum lainnya, mitra industri, dan warga komunitas kami untuk menghentikan aktivitas kriminal di perbatasan kami, baik itu darat, udara, atau laut,โ€ lanjutnya.

CBP mengatakan mereka menyita sekitar 3.677 pon obat-obatan pada hari-hari biasa pada tahun 2020.

Penemuan terbaru ini terjadi ketika vaksinasi massal Covid-19 telah membuka pintu bagi kapal pesiar untuk menguji perairan.

(Baca juga: Covid-19 Membuat Laki-laki Inggris Lupakan Cita-cita Jadi Pilot, Terpaksa Jadi Pegawai Supermarket)

Pelayaran di perairan AS terhenti Maret lalu, dengan CDC No Sail Order. Bulan lalu CDC mengeluarkan pedoman yang diperbarui, yang memungkinkan operator kapal pesiar untuk memulai pelayaran simulasi dengan penumpang sukarela.

Beberapa perusahaan pelayaran telah kembali beroperasi di bagian lain dunia, termasuk MSC Cruises dan Costa Cruise Lines di Eropa. Banyak jalur yang menargetkan pertengahan musim panas untuk melanjutkan pelayaran di perairan AS, asalkan mereka dapat memenuhi persyaratan CDC.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini