TPU di Bandung Barat Minim Penerangan, Banyak Jenazah Covid-19 Batal Dimakamkan

Adi Haryanto, Koran SI · Selasa 15 Juni 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 525 2425722 tpu-di-bandung-barat-minim-penerangan-banyak-jenazah-covid-19-batal-dimakamkan-xY5RPjCLAM.jpg TPU Khusus Covid-19 di Kecamatan Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat. (Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT - Proses pemakaman jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus milik Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada malam hari banyak yang dibatalkan.

Ini dikarenakan prasarana penunjang khususnya lampu penerangan yang belum ada. Hal itu membuat petugas kesulitan untuk memakamkan jenazah sehingga memilih memakamkannya di lahan biasa.

"Jika siang hari pemakaman lancar, tapi kalau malam petugas kesulitan. Kadang ada yang ditunda sampai esok hari. Tapi, banyak juga yang pindah tidak jadi dimakamkan di situ," kata Camat Cipatat, Iyep Tamchur Rahmat, Selasa (15/6/2021).

TPU khusus jenazah COVID-19 milik Pemda KBB itu terletak di Desa Rajamandala, Kecamatan Cipatat, dengan luas sekitar 1 hektare. Lahan yang digunakan adalah milik PTPN VIII. Meski lahannya luas, akses menuju lokasi pemakaman belum tertata dan yang paling utama adalah belum adanya aliran listrik.

Kondisi itu, kata Iyep, yang dikeluhkan petugas pemakaman, apalagi ketika petugas itu harus memakamkan jenazah Covid-19 malam hari. Peralatan pemakaman dan alat pelindung diri (APD) bagi para petugas pemakaman juga masih minim.

Akibat keadaannya seperti itu membuat TPU khusus jenazah Covid-19 itu hingga saat ini baru terisi sekitar 10 jenazah. Semuanya dimakamkan saat siang siang hari, sedangkan untuk jenazah yang batal dimakamkan karena malam hari jumlahnya cukup banyak.

"Ya akhirnya dimakamkan di tempatnya masing-masing atau di TPU warga yang bukan khusus untuk COVID-19 karena warga sekitar juga mengizinkan," ucapnya.

Pihaknya meminta Pemda KBB segera membangun infrastruktur di TPU tersebut. Minimal menyiapkan lampu penerangan supaya jenazah Covid-19 bisa dimakamkan saat malam hari.

Baca Juga : Sehari Makamkan hingga 15 Pasien Covid-19, Petugas Pikul Jenazah Kewalahan

"Kesulitan di sana kan lampu penerangan dan peralatab untuk pemakaman termasuk juga APD," tuturnya.

Baca Juga : Bandung Raya Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Instruksikan WFH 75%

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini