Wanita yang Melahirkan 10 Bayi Kembar, Suami: Hoaks

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 16 Juni 2021 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 18 2426039 wanita-yang-melahirkan-10-bayi-kembar-suami-hoaks-Ljg7a1P07e.jpg Wanita yang melahirkan 10 bayi kembar diklaim hoaks (Foto: The Sun)

AFRIKA SELATAN - Pasangan dari wanita yang mengaku hamil sepuluh anak kembar mengatakan laporan itu hoaks. Tebogo Tsotetsi, pasangan ibu Gosiame Sithole, mengaku masih belum bertemu anak-anaknya seminggu setelah kelahiran mereka.

Pretoria News melaporkan dia mengatakan bahwa pacarnya sekarang hilang dan terakhir kali dia melihatnya pada 7 Juni lalu, tepat sebelum dia melahirkan dan dilarikan ke rumah sakit di Pretoria, Afrika Selatan (Afsel).

Di sanalah dia diduga melahirkan tujuh anak laki-laki dan tiga perempuan, setelah 29 minggu kehamilan, meskipun tidak ada bukti resmi pengiriman mereka.

Tsoetsi hanya dapat berkomunikasi dengan pasangannya melalui Whatsapp dan dengan cepat diberitahu bahwa dia tidak dapat mengunjungi karena pembatasan Covid-19.

"Saya benar-benar perlu bertemu dengan Anda, tetapi prioritas saya adalah keselamatan kita,” ujarnya dalam pesan yang dikirim ke teleponnya.

Namun, dalam pernyataan baru yang dibuat atas nama Tebego oleh keluarganya pada Selasa (15/6), dipastikan dia tidak melihat pasangannya atau bayi 10 kembar yang dilahirkan istrinya.

(Baca juga: Putin Luncurkan Rudal Jelang Pertemuan dengan Biden)

"Dia (Tebego) melakukan beberapa upaya untuk mengunjungi pacarnya, tetapi dia gagal mengungkapkan keberadaan dan kondisi bayinya,” bunyi salah satu laporan.

Laporan orang hilang kini telah dibuka oleh keluarga karena kekhawatiran telah berkembang atas legitimasi kelahiran.

“Saat ini dan ketidakpastian dan wacana publik tentang decuplets sekarang menjadi perhatian utama keluarga, terutama dengan tidak adanya bukti keberadaan decuplets selain pesan telepon dan Whatsapp dari ibu,” terang pernyataan.

"Masalahnya tetap sangat sensitif dan mengkhawatirkan, terutama dengan keberadaan Gosiame Sithole yang tidak diketahui,” lanjutnya.

(Baca juga: Kembar Paling Identik di Dunia Ingin Menikah dan Miliki Anak dari Satu Pria yang Sama)

Hal ini juga mendesak orang untuk berhenti menyumbangkan uang kepada mereka berdua.

Kelahiran itu telah menimbulkan kecurigaan menyusul klaim bahwa sang ibu telah membuat rekor dunia baru untuk kelahiran terbesar yang pernah ada.

Ibu yang juga memiliki anak kembar berusia enam tahun itu sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa kehamilannya wajar karena dia tidak menjalani perawatan kesuburan.

Selama wawancara di rumah keluarga mereka di Tembisa bulan lalu, dia mengatakan dia "terkejut dan terpesona" dengan kehamilan itu.

Dia mengatakan dia tidak percaya ketika dokter mengatakan kepadanya bahwa dia mengharapkan sextuplets - yang berarti enam bayi - sebelum pemindaian lebih lanjut mengungkapkan bahwa itu sebenarnya adalah octuplets atau delapan bayi.

"Saya tidak percaya, saya meragukannya, saya yakin bahwa jika lebih, itu akan menjadi kembar atau kembar tiga, tidak lebih dari itu,” ujarnya.

"Ketika dokter memberi tahu saya, saya mengambil waktu untuk mempercayainya, bahkan ketika saya melihat hasil scan saya tidak percaya,” terangnya.

Sementara itu, Profesor Dini Mawela, dari Universitas Ilmu Kesehatan Sefako Makgatho, mengatakan kasus ini jarang terjadi dan biasanya disebabkan oleh perawatan kesuburan sebelum menambahkan bahwa bayi akan menghabiskan beberapa bulan ke depan di inkubator.

"Ini situasi yang cukup unik. Saya tidak tahu seberapa sering itu terjadi. Ini sangat berisiko tinggi (kehamilan),” terangnya.

“Ini situasi yang sangat kompleks dan berisiko tinggi. Bahayanya, karena tidak ada cukup ruang di dalam rahim untuk anak-anak, kecenderungannya adalah mereka akan menjadi kecil,” jelasnya.

"Apa yang akan terjadi adalah mereka akan mengeluarkannya sebelum waktunya karena ada risiko jika mereka menyimpannya lebih lama di sana,” lanjutnya.

"Bayi-bayi itu akan keluar dengan ukuran kecil, kemungkinan untuk bertahan hidup terganggu. Tapi semua ini tergantung pada berapa lama dia menggendongnya,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini