Ia mencatat hampir semua desa memanfaatkan bangunan sekolah yang ada di masing-masing desa karena ruangannya banyak sehingga bisa menampung warga yang menjalani isolasi dalam jumlah banyak.
Petugas medis yang akan bertugas memantau, kata dia, melibatkan bidan desa dan tim medis di puskesmas setempat. Termasuk tenaga kesehatan yang bertugas di berbagai fasilitas kesehatan milik swasta juga akan dilibatkan.
"Karena Pemkab Kudus juga tidak memiliki banyak anggaran, maka untuk kelengkapan sarana dan prasarana isolasi yang memanfaatkan gedung sekolah ditanggung pemerintah desa," ujarnya.
Baca Juga: Tempat Tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tersisa 1.843
Sementara itu, Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputro menambahkan Gedung SD Negeri 3 Tumpangkrasak yang dimanfaatkan terdiri lima ruang dengan daya tampung 20 orang. Masing-masing ruang kelas, kata dia, sudah dibuatkan pembatas dari tirai sehingga warga yang menjalani isolasi lebih nyaman, termasuk disediakan tempat tidur serta berbagai kebutuhan lainnya. Sedangkan petugas jaga melibatkan nakes Puskesmas Ngembal Kulon, Satgas Covid-19 Desa Tumpangkrasak, serta TNI dan Polri.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.