11 Hari Penyekatan, 354 Pengendara di Jembatan Suramadu Positif Covid-19

Aan haryono, Koran SI · Rabu 16 Juni 2021 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 519 2425791 11-hari-penyekatan-354-pengendara-di-jembatan-suramadu-positif-covid-19-lKM2GcZyCx.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

SURABAYA - Penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya telah memasuki hari ke-11, Selasa 15 Juni 2021. Dari penyekatan ini, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya berhasil menjaring 354 pengendara positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menuturkan, pihaknya terus memasifkan screening di akses Suramadu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sejak dimulainya screening pada Sabtu 5 Juni 2021 lalu, hingga saat ini Satgas Covid-19 telah melaksanakan rapid antigen kepada 27.839 pengendara.

"Kami sudah melaksanakan 27.839 rapid antigen. Dari jumlah rapid antigen tersebut, 595 orang hasilnya positif. Kemudian kami tindaklanjuti dengan swab PCR," kata Febri, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Duh! Ratusan Pengendara di Jembatan Suramadu Positif Covid-19

Ia melanjutkan, dari 27.839 orang yang hasil rapid antigennya negatif, 358 di antaranya dalam kondisi tidak sehat atau sakit. Sehingga Satgas Covid-19 Surabaya langsung melakukan pemeriksaan swab PCR kepada 358 orang.

"Jadi 358 orang yang sakit ini kami langsung lakukan swab PCR," ujarnya.

Baca juga: Swab Tes di Jembatan Suramadu, 239 Pengendara Positif Covid-19

Dengan demikian, Satgas Covid-19 Surabaya mencatat, total sebanyak 953 orang telah dilakukan swab PCR selama penyekatan. Febri menyebut, dari 953 pengendara itu, sebanyak 354 orang hasilnya positif Covid-19.

"Jadi total untuk swab PCR ini sudah dilakukan kepada 953 orang. Adapun hasil swab PCR positif ada 354 orang," ungkapnya.

Menurut dia, apabila hasil swab positif itu merupakan warga luar Surabaya, maka kemudian dilakukan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Namun, kata Febri, ketika yang positif itu merupakan warga Surabaya, maka dilakukan perawatan di Asrama Haji.

"Ketika itu yang terjaring penyekatan warga Surabaya dan hasil swabnya positif, maka ditempatkan di Asrama Haji," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini