Tempat Tidur Pasien Covid-19 Makin Menipis, RSHS Bandung Kekurangan Nakes

Ervand David, iNews · Rabu 16 Juni 2021 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 525 2425868 tempat-tidur-pasien-covid-19-makin-menipis-rshs-bandung-kekurangan-nakes-Oqr630euQf.jpg RSHS Bandung kekurangan nakes di tengah lonjakan pasien Covid-19. (Foto : iNews/David Ervan)

BANDUNG – Tingkat keterisian ruang khusus pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terus meningkat. Saa ini, bed occupancy rate (BOR) di RSHS mencapai 72,3% dari total kapasitas.

“Saat ini 162 pasien jadi total 72,3%. Kalau dirinci itu terdiri dari isolasi biasa itu BOR 71 %, bor ICU 79%. Jadi ini tetepa semuanya sudah lampu kuning. Jadi kami harus berusaha meningkatkan kapasitas tempat tidur,” ujar Direktur Pelayanan Medik dan Penunjang RSHS Bandung, dr Yana Akhmad Supriatna, Rabu (16/6/2021).

Ia menjelaskan, total RSHS Bandung menyediakan 224 kamar yang terdiri atas 40 kamar tidur IGD dan 184 ruangan untuk isolasi dengan gejala berat. Hal tersebut membuat pihak rumah sakit memberikan lampu kuning untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Di samping itu, kedatangan pasien Covid-19 selalu meningkat per harinya. RSHS dapat menerima 30 pasien Covid-19. Hal tersebut membuat pihak rumah sakit kekurangan tenaga kesehatan untuk melayani pasien.

“Tren meningkat pascalebaran. Sekarang berkisar 30-an,” ujarnya.

Baca Juga : Terpaksa Isolasi Mandiri di Rumah Dampak RS Penuh, Ikuti Tata Cara Aman Ini

Untuk mengantisipasi overload, pihak rumah sakit akan menambah kapasitas kamar bagi pasien Covid-19 jika tren kenaikan terus terjadi.

Baca Juga : Satgas: Perlindungan Tenaga Kesehatan dan Pasien Kunci Antisipasi Lonjakan Kasus

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini