Kasus Covid-19 Melonjak, Ketersediaan Tempat Tidur RS Covid-19 di Kuningan Menipis

Wisnu Yusep, Okezone · Kamis 17 Juni 2021 02:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 525 2426406 kasus-covid-19-melonjak-ketersediaan-tempat-tidur-rs-covid-19-di-kuningan-menipis-jeK3AHxVvB.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KUNINGAN – Ketersedian tempat tidur di Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Kuningan, Jawa Barat, mulai menipis seiring dengan adanya lonjakan kasus Covid-19 yang berasal dari klaster libur lebaran.

Salah satunya di RSUD 45 Kuningan dengan ketersediaan 78 tempat tidur dan telah diisi dengan 46 pasien Covid-19 pada Rabu 16 Juni 2021.

"Ketersediaan 78 tempat tidur, nah per hari ini 46 bed terisi," kata Kasubid RS 45 Kuningan Fahmi ketika dikonfirmasi MNC Portal, Kamis (17/6/2021).

Menurut dia, sisa dari keterisian tempat tidur tersebut akan disiapkan untuk pasien yang akan melakukan isolasi mandiri. "Sisanya kapasitas bed untuk pasien stabil," ujarnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, 6 Warga Gunungkidul Meninggal dalam Sehari

Peningkatan kasus Covid-19 di wilayah Kuningan, kata dia, merupakan pasien dengan komorbid.

Selain di RS 45 Kuningan, ruang isolasi di rumah sakit rujukan lainnya yakni RSUD Linggajati juga diketahui dalam keadaan hampir penuh.

Dari 25 tempat tidur yang tersedia, saat ini 21 tempat tidur sudah terisi oleh warga yang terpapar virus corona.

"Kalau kemarin penuh tapi sekarang ada empat yang kosong. Jadi sempat full juga di sini," ujar Dirut RSUD Linggajati Edi Martono saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Penyebaran Covid-19 Semakin Masif, Penyekatan Jembatan Suramadu Dilakukan Dua Arah

Bila lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan terus meningkat, pihaknya sudah mempersiapkan untuk menambah kapasitas ruang isolasi. "Tapi kalau masih bisa ditangani ya kita maksimalkan dulu. Kemarin pas penuh sempat mau dibuka tapi kemudian ada yang kosong," ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kuningan tercatat sudah mencapai 6.936 kasus.

Dari jumlah itu, 5.933 kasus dinyatakan sembuh, 822 kasus masih karantina dan 181 kasus meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini