Penyebaran Covid-19 Semakin Masif, Penyekatan Jembatan Suramadu Dilakukan Dua Arah

Aan haryono, Koran SI · Kamis 17 Juni 2021 01:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 519 2426403 penyebaran-covid-19-semakin-masif-penyekatan-jembatan-suramadu-dilakukan-dua-arah-l2x646fOL8.jpg Foto: Istimewa

SURABAYA - Penularan Covid-19 dari Bangkalan, Madura, terus bertambah. Penularan yang tak terkendali itu membuat screening atau penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya kembali diperketat. Salah satunya dengan penyekatan dua arah yang dilakukan untuk memutus angka penularan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Pemkab Bangkalan, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sepakat untuk menerapkan penyekatan dari kedua arah. Artinya, screening dilakukan di akses Suramadu dari arah Surabaya menuju Bangkalan maupun sebaliknya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, screening di akses Suramadu merupakan bentuk kebersamaan pemerintah daerah di Jawa Timur dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Sebab itu, ke depan swab dititikberatkan di sisi Bangkalan kepada pengendara plat M yang akan menuju ke Surabaya melalui Jembatan Suramadu.

"Nanti (swab) yang dari Bangkalan akan dilakukan oleh Bupati Bangkalan. Surabaya nanti membantu ketika yang dari Bangkalan sudah tidak mampu (lolos), yang selain plat M (Madura) kita lakukan (swab)," kata Eri, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, 6 Warga Gunungkidul Meninggal dalam Sehari

Ia melanjutkan bahwa nantinya penyekatan juga dilakukan di akses Suramadu yang menuju ke arah Bangkalan. Artinya, swab juga dilakukan kepada pengendara dari arah Surabaya yang akan menuju ke Bangkalan melalui akses Suramadu.

"Dari Surabaya masuk ke Bangkalan kita juga lakukan swab. Ini yang disampaikan Bu Gubernur, bagaimana kita saling-bahu membahu menjaga antara pemerintah yang ada di Jawa Timur," ujarnya.

Dengan demikian, maka tugas utama Satgas Covid-19 Surabaya ke depan adalah memastikan setiap warga yang akan masuk ke Bangkalan, Madura, terbebas dari virus corona. Meski demikian, pihaknya menyatakan tetap akan membantu Pemkab Bangkalan untuk melakukan swab kepada pengendara yang lolos penyekatan di sisi Madura.

"Tapi tugas kami yang utama adalah menjaga Madura, menjaga Bangkalan dari (pengendara) yang mau masuk ke Bangkalan. Itu yang kita lakukan," terangnya.

Baca juga: Bak Bang Jago, Pria di Suramadu Maki Petugas dan Tantang Berkelahi karena Tolak Di-swab

Menurutnya, keputusan ini sesuai dengan kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi Forkopimda Jatim, Surabaya, dan Bangkalan yang berlangsung pada Selasa 15 Juni 2021 malam. Dengan begitu, Kota Surabaya dan Kabupaten Bangkalan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Karenanya perlu sinergitas bersama dalam upaya memutus mata rantai pandemi ini.

"Inilah kebersamaan antara (pemerintah) Provinsi Jatim, Surabaya dan Bangkalan," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini