Terapis Diperkosa 3 Pemuda hingga Pingsan, HP dan Uang Miliknya Dibawa Kabur

Lukman Hakim, Koran SI · Sabtu 19 Juni 2021 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 519 2427694 terapis-diperkosa-3-pemuda-hingga-pingsan-hp-dan-uang-miliknya-dibawa-kabur-qcipK0qqXT.jpg

SURABAYA - Seorang terapis berinisial NH (30) diperkosa 3 pemuda di Surabaya, Jawa Timur, hingga jatuh pingsan. Tak hanya itu, uang Rp40.000 dan handphone milik perempuan asal Sampang tersebut dibawa kabur ketiga pelaku.

Ketiga pelaku kini sudah diamankan Polsek Gubeng. Mereka adalah FCP (20), GDR (23), dan VMD (27). Ketiganya warga Surabaya.

"Ketiga tersangka kami amankan di rumahnya masing-masing setelah dapat laporan dari korban,” kata Kapolsek Gubeng, Kompol Akay Fahli, Sabtu (19/6/2021).

Dia mengungkapkan, kasus tersebut bermula ketika 3 pemuda tersebut menyewa kamar kos harian di daerah Bratang seharga Rp75.000 per 3 jam. Mereka memesan kamar itu pada Sabtu (12/6/2021).

GDR kemudian memesan jasa pijat melalui aplikasi. Dia lantas mengirim pesan permintaan jasa pijat ke akun korban.

"Terjadilah kesepakatan dengan harga Rp250.000 untuk layanan pijat selama 90 menit," ucap Akay.

Lokasi pijat disepakati di kos harian yang disewa FCPg. Pukul 23.30 WIB, korban datang ke kos pemesan dengan diantar suaminya. Di kos itulah ketiga tersangka menunggu korban. Mengetahui korban datang, FCP dan VMD kemudian bersembunyi di dalam lemari.

"Ketiga tersangka ini sejak awal sudah ada rencana jahat," ujar Akay.

FCP dan VMD, kata dia, bersembunyi lantaran hanya memesan terapis untuk 1 orang. Sesi pemijatan dimulai pukul 01.00 WIB. Belum sampai 90 menit, GDR menyuruh korban untuk istirahat terlebih dahulu.

Tersangka GDR kemudian duduk di kursi. Sedangkan korban duduk di ujung kasur sambil mainan handphone. Saat itu, korban sedang berbagi pesan pendek dengan suaminya.

Semenit kemudian, FCP dan VMD keluar dari dalam lemari. Korban pun terkejut. VMD langsung membekap mulut dan merangkul tubuh korban dengan kuat. Sementara GDR memegang tangan dan kaki korban. Di saat tidak berdaya itulah ketiga tersangka memperkosa korban secara bergiliran.

Baca Juga : Istri Suruh dan Tonton Suami Perkosa Ponakan Sendiri Gegerkan Bali

"Aksi itu berlangsung hingga Minggu (13/6/2021) dini hari," kata Akay.

Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, ketiga tersangka keluar dari kamar kost dan meninggalkan korban yang tak sadarkan diri. Ketiganya kabur melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor.

Tersangka juga menggondol handphone dan uang korban sebesar Rp40.000 yang ada di dalam tas.

Hingga pukul 01.00 WIB, suami korban gelisah karena istrinya tak kunjung keluar kamar kos. Saat ditelepon juga tidak diangkat. Suami korban akhirnya memberanikan diri untuk masuk ke kamar kos itu. Sang suami sangat terkejut ketika melihat istrinya tak sadarkan diri dengan luka memar, lebam, dan berdarah di wajah dan punggung belakang

Setelah sadar, NH menceritakan apa yang dia alami kepada suaminya. Mendengar cerita sang istri, suaminya kemudian melapor ke Polsek Gubeng. Polisi langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama pada Minggu (13/6/2021) pukul 11.00, FCP ditangkap di warung ijo Jalan Taman Teratai Surabaya.

Baca Juga : Wanita Penyandang Disabilitas Dicabuli 7 Pria Usai Pesta Miras

Kemudian GDR, ditangkap pada Selasa (15/6/202) pukul 15.50 WIB di rumahnya daerah Jolotundo Surabaya. Pukul 21.00 WIB, polisi juga berhasil mengamankan VM di daerah Mojo. "Kami saat ini masih terus melakukan penyidikan kasus ini," tutur Akay.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini