Kobaran Api Membumbung di Lapas Sukamiskin, Ini Penyebabnya

Arif Budianto, Koran SI · Minggu 20 Juni 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 525 2428012 kobaran-api-membumbung-di-lapas-sukamiskin-ini-penyebabnya-JhGDAEymxh.jpg foto: ist

BANDUNG - Asap tebal membumbung di salah satu sudut di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung. Beberapa petugas langsung sigap memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (Apar).

(Baca juga: Anies Gowes Bareng Keluarga, Netizen: Mantap Pak, Tolak yang Mau Membongkar Jalur Sepeda!)

Dalam beberapa menit, api dapat dikendalikan oleh petugas. Api dan asap tebal yang sebelumnya membumbung tinggi, telah berhasil dipadamkan.

Gambaran kebakaran itu merupakan sebagian simulasi pemadaman api yang digelar Lapas Sukamiskin bersama Gudep Pramuka Lapas, Paguyuban Warna Suka, serta Dinas Kebakaran Kota Bandung. Acara tersebut adalah pelatihan dan simulasi kepada petugas dan warga binaan jika terjadi kebakaran di lapas.

(Baca juga: Corona Melonjak! Kawasan GBK Dipadati Masyarakat Berolahraga, Banyak Tak Pakai Masker)

Menurut Kalapas Kelas 1 Sukamiskin Elly Yuzar sangat penting untuk mengantisipasi ancaman berbagai kemungkinan bencana yang mungkin timbul. Lapas kelas 1 Sukamiskin baik petugas maupun warga binaan harus senantiasa waspada jika terjadi hal yang tak diinginkan.

"Ini adalah upaya kami melakukan pembinaan kepada warga binaan dan petugas, agar sigap bila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran," kata dia, Minggu (20/6/2021).

Apalagi, kata dia, Lapas kelas 1 Sukamiskin adalah bangunan bersejarah dan telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya Kota Bandung. Sehingga keberadaannya harus dijaga, termasuk dari bahaya kebakaran.

Di Lapas Sukamiskin, kata dia, telah dilengkapi sekitar 60 tabung Apar. Tabung tersebut ditempatkan pada titik titik yang dianggap rawan terjadinya kebakaran.

Simulasi pemadaman kebakaran dilakukan pada Sabtu (19/6/2021) pukul 09.30 WIB. Simulasi digelar sesudah pelaksanaaan senam sehat. Selain Pejabat struktural dan petugas yang hadir, kelompok Warga Binaan Pemasyarakatan juga antusias mengikuti kegiatan, meliputi Warga Binaan yang ditugaskan di Dapur, Pos Kerja, dan tempat tempat yang riskan bahaya kebakaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini