Virus ini telah menyebar ketika ketidakamanan telah meningkat, terutama sejak 1 Mei ketika Amerika Serikat memulai tahap akhir penarikan pasukannya dan Taliban meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah.
Layanan penjaga perbatasan Tajikistan mengatakan dalam sebuah pernyataan Selasa (22/6/2021) malam bahwa pihaknya telah mengizinkan 134 prajurit Afghanistan untuk mundur ke Tajikistan dari Shir Khan Bandar, sekira 50 km dari Kota Kunduz.
Taliban menyita amunisi dan kendaraan lapis baja di kota itu setelah pihak berwenang Afghanistan menyerahkannya kepada gerilyawan yang maju, kata para pejabat Afghanistan.
Hilangnya kota perdagangan akan menjadi pukulan bagi pemerintah yang didukung AS karena berjuang untuk menghentikan kemajuan Taliban di berbagai bagian negara itu.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.