TANGERANG - Seorang warga bernama Joko Susanto (32), meninggal dunia akibat sejumlah gejala yang dialaminya usai disuntik vaksin Covid-19, di Puskesmas Kunciran Baru, Pinang, Kota Tangerang.
Istri Joko, Putri Rahmawati (31) mengatakan kondisi suaminya sehat saat disuntik vaksin. Namun setelah disuntik, warga Kunciran Jaya, Pinang, Kota Tangerang itu langsung mengalami demam tinggi dan batuk tanpa henti.
Baca juga: Klaster Pejabat di Majalengka, Bupati dan Sejumlah Kepala Dinas Positif Covid-19
Putri menceritakan, peristiwa itu bermula dari undangan vaksinasi di Puspemkot Tangerang. Tetapi akhirnya batal dan suaminya divaksin di Puskesmas Kunciran Baru.
"Jadi awalnya kita dapat undangan untuk vaksin di Pemkot Tangerang. Terus kita ke sana. Tapi ternyata sudah ga ada jadwal buat kita di sana," kata Putri, saat ditemui di rumahnya, Kamis (24/7/2021).
Dari Pemkot Tangerang, pihaknya pergi ke Puskesmas Kunciran Baru, Pinang, dan akhirnya disuntik vaksin di sana, pada Selasa 15 Juni.
Baca juga: Covid-19 Melonjak, Pemkab Tangerang Siapkan Ruang Isolasi Baru
"Akhirnya suami saya disuntik. Tetapi setelah itu, suami saya langsung demam tinggi. Demamnya sampe 37-an, pokoknya tinggi. Jadi, habis itu, dia batuk terus enggak berhenti-henti," ceritanya.
Saat melihat gejala itu, Putri mengaku sangat khawatir. Dia lantas membawa Joko ke puskesmas. Sayangnya, pihak puskesmas menolak merawat Joko dengan alasan kapasitas sudah penuh.
"Ya, ke puskesmas lagi. Tapi ditolak dan katanya penuh. Terus orang puskesmas bilang dirawat di rumah saja. Soalnya rumah sakit juga penuh semua," ujar Putri.
Dengan terpaksa, Putri pulang bersama suaminya yang semakin lemah ke rumah. Nahas, setelah delapan hari dirawat di rumah, Joko meninggal dunia. Joko meninggalkan istri dan dua anak.
"Saya minta pertanggungjawabannya bagaimana atas meninggalnya suami saya, untuk ke depan anak saya seperti apa. Karena bukan penyakit ada, tapi penyakit setelah divaksin," pungkasnya.
Tadi pagi, Joko sudah dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada tidak jauh dari rumahnya. Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang masih belum bisa dimintai keterangannya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.