Meski begitu, dalam rekayasa ini tetap ada pengecualian bagi beberapa kendaraan kategori seperti pelaksaan ganjil genap. Misalnya pekerja, darurat, angkutan umum dan transportasi online.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan pembatsan mobilitas ini salh satu upaya menekan penularan Covid-19. Juga sebagai pesan bahwa kondisi Kota Bogor sedang darurat.
"Targetnya adalah agar warga membatasi mobilitas kecuali darurat, emergency dan mencari nafkah dan lain-lain. Rumah sakit penuh, korban terus berjatuhan, tingkat kematian terus naik, kondisinya tidak biasa saja, darurat petugas terbatas, kapasitas bagaimana pun terbatas. Jadi semuanya berpulang kepada diri, jadi tolong batasi dan sadari bahwa kondisinya sekarang adalah darurat," ucap Bima Arya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.