Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

63 Pasien Covid-19 Meninggal karena Oksigen Menipis, Ini Penjelasan RSUP Sardjito Yogyakarta

Suharjono , Jurnalis-Minggu, 04 Juli 2021 |14:23 WIB
63 Pasien Covid-19 Meninggal karena Oksigen Menipis, Ini Penjelasan RSUP Sardjito Yogyakarta
Ilustrasi (Dok Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Sebanyak 63 pasien di RSUP Dr Sardjito dalam rentang tidak sampai 24 jam meninggal dunia yang berbarengan dengan laporan menipisnya stok oksigen di rumah sakit. Pihak rumah sakit pun langsung memberikan pernyataan terkait menipisnya oksigen dan meninggalnya pasien Covid-19 di RSUP Dr Sardjito tersebut.

Dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia disebutkan, 63 pasien meninggal tersebut akumulasi dari hari sabtu pagi (3/7/2021) sampai Minggu pagi (4/7/2021). Sedangkan yang meninggal pascaoksigen central habis pukul 20.00 WIB sebanyak 33 pasien.

"Namun dalam kondisi tersebut, semua pasien yang tidak tersuplai oksigen central maka dalam pelayanannya tetap tersuplai menggunakan suplai oksigen tabung. Salah satunya bantuan dari Polda DIY sejumlah 100 tabung tersebut," tutur Direktur Utama RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Rukmono Siswishanto, dalam keterangan tertulis, Minggu (4/7/2021).

Begitu juga dengan menipisnya ketersediaan oksigen yang terjadi sudah diantisipasi sebelumnya. Sejak 29 Juni 2021, RSUP Dr Sardjito telah berkoordinasi dengan penyedia oksigen di antaranya PT Samator dan PT Surya Gas untuk mendapatkan pasokan oksigen secara rutin dan memenuhi kebutuhan. Kemudian pada Sabtu (3/7/ 2021) siang, kondisi oksigen di rumah sakit mulai menipis.

"Dengan kondisi ini maka telah dilakukan berbagai koordinasi dan persiapan, termasuk pertemuan lanjutan untuk memastikan kecukupan persediaan oksigen dengan penyedia. Hal ini mengingat kebutuhan Oksigen dan jumlah pasien yang makin banyak di RSUP Dr Sardjito berakibat menipisnya persediaan baik untuk oksigen central berupa Liquit maupun oksigen tabung," ulasnya.

Kondisi oksigen menipis ini juga dipengaruhi masuknya pasien secara bersamaan pada Jumat (2 /7/2021) menjadikan kebutuhan oksigen semakin meningkat sehingga menyebabkan persediaan makin menipis. Pihak RSUP Dr Sardjito langsung melakukan pengaturan ulang semua penggunaan oksigen yang dipakai pasien, serta mengirimkan surat permohonan dukungan kepada Menkes RI, Dirjen Pelayanan Kesehatan, Gubernur, BPBD, Dinas Kesehatan, Persi dan Dewan Pengawas yang intinya melaporkan bahwa Direktur RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan pasokan oksigen dari penyedia maupun tempat lain.

"Namun sampai pukul 15.00 WIB, Sabtu (3/7/2021) rumah sakit masih mengalami kendala dan pasokan oksigen yang diperkirakan paling cepat sampai ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada hari Minggu (4 /7/ 2021) pukul 12.00 WIB," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement