Share

Pesawat Militer Jatuh, Tidak Ada Indikasi Serangan

Susi Susanti, Koran SI · Senin 05 Juli 2021 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 18 2435567 pesawat-militer-jatuh-tidak-ada-indikasi-serangan-zrTnkNAJk7.jpg Pesawat militer Filipina jatuh (Foto: Twitter)

FILIPINA - Seorang juru bicara militer, Kolonel Edgard Arevalo, mengatakan tidak ada indikasi serangan terhadap pesawat militer Filipina yang jatuh dan menewaskan 45 orang.

Saat ini upaya difokuskan pada penyelamatan dan perawatan. Setelah itu penyelidikan kecelakaan akan dilakukan.

Pesawat angkut C-130 Hercules memiliki setidaknya 96 orang di dalamnya ketika jatuh sekitar tengah hari pada Minggu (4/7). Pesawat, yang jatuh pada pukul 11:30 waktu setempat, membawa pasukan dari Cagayan de Oro, di Pulau Mindanao.

Para prajurit itu hadir sebagai bagian dari penguatan kehadiran militer di Filipina selatan untuk memerangi kelompok-kelompok milisi seperti kelompok Abu Sayyaf.

(Baca juga: Foto-Foto Jatuhnya Pesawat Militer, 45 Tewas, 53 Terluka)

Menurut militer, tiga pilot yang berada di pesawat selamat dari kecelakaan itu tetapi terluka parah.

Panglima militer Filipina Cirilito Sobejana membenarkan pesawat angkut C-130 telah jatuh di Jolo, ibu kota provinsi itu. Sobejana mengatakan pesawat yang sedang mengangkut pasukan pada saat kecelakaan itu, meleset dari landasan saat mendarat dan menabrak desa terdekat.

Sebuah foto yang konon diambil di dekat lokasi kecelakaan menunjukkan kepulan asap besar membubung ke langit. Video dan foto lain yang diposting ke media sosial (medsos) tampaknya menunjukkan api besar di lokasi kecelakaan.

(Baca juga: Pesawat Militer Jatuh, Tentara yang Selamat Sempat Video Call)

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(sst)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini