Operasi SAR Korban KMP Yunicee Dihentikan, 17 Orang Hilang

Mohamad Chusna, Sindonews · Senin 05 Juli 2021 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 244 2435911 operasi-sar-korban-kmp-yunicee-dihentikan-17-orang-hilang-wrQPBBLwsZ.jpg Tim SAR saat mencari korban KMP Yunicee yang tenggelam di sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (Ist)

DENPASAR - Operasi SAR korban kapal motor penumpang (KMP) Yunicee yang tenggelam di Pelabuhan Gilimanuk,  Bali, resmi dihentikan, Senin (5/7/2021). Dengan demikian, ada 17 penumpang yang dinyatakan masih hilang.

"Basarnas memiliki kewenangan untuk operasi SAR selama tujuh hari. Sehingga sore ini resmi dihentikan," kata Kepala Kantor SAR Denpasar, Gede Darmada.

Dia menjelaskan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan pihak terkait mengenai dihentikannya operasi SAR, termasuk keluarga korban. Seluruh pihak bisa menerima keputusan itu.

Dengan begitu, pencarian selanjutnya dilakukan secara mandiri. "Basarnas tetap akan membantu pencarian dan pertolongan jika ada laporan penemuan korban," kata Darmada.

Dia menambahkan, pada hari terakhir pencarian oleh tim gabungan, tidak ada tambahan jumlah korban kapal feri yang tengelam pada Selasa (29/6/2021) pukul 19.07 Wita itu.

Dengan demikian, jumlah penumpang yang ditemukan sebanyak 60 orang, sembilan di antaranya meninggal. Hingga kini, masih ada 17 penumpang yang masih dinyatakan hilang.

Baca Juga : Tim SAR Cari 18 Penumpang Korban KMP Yunicee yang Tenggelam di Gilimanuk

Sebagaimana diketahui, KMP Yunicee tenggelam Selasa (29/6/2021) pukul 19.07 Wita. Berdasarkan manifes, ada 41 penumpang dan 16 kru kapal. Sementara terdapat 20 orang di kapal itu yang tidak tercantum dalam manifes.

Baca Juga : 17 Penumpang KMP Yunicee Masih Hilang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini