Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Thailand Sita 315 Kg Heroin Tujuan Australia, Senilai Rp420 Miliar

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 07 Juli 2021 |13:02 WIB
Thailand Sita 315 Kg Heroin Tujuan Australia, Senilai Rp420 Miliar
Polisi sita 315 kg heroin yang disembunyikan di dalam ember cat (Foto: AP)
A
A
A

Thailand hampir sepenuhnya menghilangkan pertanian opium dan produksi heroin, yang berlanjut di Myanmar, yang wilayah perbatasannya selalu diawasi dengan buruk. Heroin dan obat-obatan lainnya sering diselundupkan melalui Laos ke Thailand, di mana sebagian besar diangkut ke luar negeri seperti Australia.

Selama dua dekade terakhir, metamfetamin yang diproduksi dengan mudah telah menggantikan opium dan heroin untuk menjadi obat ilegal yang dominan di wilayah tersebut baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor.

“Sementara permintaan opiat terus menurun seiring perluasan dan diversifikasi pasar obat sintetis di kawasan itu, kelompok kejahatan terorganisir yang memperdagangkan heroin masih menghasilkan keuntungan besar, dengan manufaktur dan perdagangan heroin merupakan sebagian besar dari nilai ini,” Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Narkoba dan Kejahatan mengatakan dalam Survei Candu Myanmar tahunan, yang diterbitkan pada Januari lalu.

Badan obat PBB telah memperingatkan bahwa gejolak politik di Myanmar dapat menyebabkan perluasan perdagangan obat-obatan terlarang.

Dikatakan tiga faktor dapat memicu kebangkitan: Kerusakan umum pemerintahan yang baik, runtuhnya pasar untuk hasil panen normal, dan keinginan oleh milisi pemberontak etnis, beberapa di antaranya memiliki hubungan lama dengan perdagangan narkoba, untuk meningkatkan pendapatan guna mendukung kegiatan mereka selama ketidakpastian politik.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement