Pengacara: Suu Kyi Disuntik Vaksin Covid-19 di dalam Tahanan Militer

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 07 Juli 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 18 2436875 pengacara-suu-kyi-disuntik-vaksin-covid-19-di-dalam-tahanan-militer-kOyd2whgan.jpg Aung San Suu Kyi (Foto: Reuters)

NAYPYIDAW - Pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi dan staf pribadinya telah divaksinasi Covid-19 secara lengkap sejak ditahan oleh militer.

Hal ini diungkapkan pengacaranya Min Min Soe pada Selasa (6/7) saat negara itu memerangi lonjakan kasus.

"Semua orang di rumah Amay termasuk Amay telah divaksinasi," kata Min kepada wartawan pada Selasa (6/7).

Dia tidak memberikan rincian kapan Aung San Suu Kyi - yang diyakini telah menerima dosis pertama sebelum pemerintahannya digulingkan - telah menerima suntikan, atau vaksin apa yang diberikan kepadanya.

Sekitar 10 orang diperkirakan tinggal bersama peraih Nobel, 76, di rumah tempat dia ditahan, termasuk penjaga pribadi dan juru masak.

(Baca juga: Thailand Sita 315 Kg Heroin Tujuan Australia, Senilai Rp420 Miliar)

“Aung San Suu Kyi benar-benar mengkhawatirkan Covid-19 di Myanmar,” terangnya.

"Dia meminta orang untuk divaksinasi jika memungkinkan. Dia meminta kami untuk saling menjaga dan mengikuti batasan dan pemberitahuan,” lanjutnya.

Suu Kyi diketahui sama sekali tidak terlihat sejak ditahan oleh militer pada Februari lalu. Dia hanya beberapa kali terlihat di pengadilan khusus di Naypyidaw yang menjadi satu-satunya hubungannya dengan dunia luar.

(Baca juga: Polisi Tangkap 9 Tersangka Pelaku Terorisme, 6 Diantaranya Pelajar)

Infeksi virus corona meningkat tajam di Myanmar, dengan pihak berwenang melaporkan hampir tiga ribu kasus pada Senin (5/7), naik dari sekitar 100 per hari pada awal Juni lalu.

Negara miskin berpenduduk 54 juta itu bergegas untuk mendapatkan lebih banyak vaksin setelah menerima 1,5 juta dosis dari India dan 500.000 dari China awal tahun ini.

Tanggapan Myanmar terhadap virus telah terhambat oleh kampanye pembangkangan sipil massal yang telah membuat ribuan dokter, sukarelawan, dan pegawai negeri berhenti bekerja untuk memprotes militer.

Pada Selasa (6/7), tim hukum Suu Kyi memeriksa silang saksi penuntut dalam kasus di mana dia dituduh menghasut bersama dengan mantan presiden Win Myint dan pemimpin senior dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi, Myo Aung.

Pengacaranya yang lain Khin Maung Zaw mengatakan pengadilan juga mendengar kesaksian atas tuduhan terpisah jika Suu Kyi melanggar pembatasan Covid-19 selama pemilihan tahun lalu saat NLD meraih kemenangan besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini