Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Guru Palsukan Kematian Demi Dapat Tunjangan Rp435 Juta Tanpa Bekerja

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 07 Juli 2021 |15:04 WIB
Kisah Guru Palsukan Kematian Demi Dapat Tunjangan Rp435 Juta Tanpa Bekerja
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kisah unik sekaligus miris pernah terjadi di Indonesia pada 2019. Seorang guru nekat palsukan kematian agar bisa mendapat tunjangan dan gaji selama 7 tahun tanpa bekerja.

Kasus tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara. Tak main-main, Pengadilan Negeri Medan bahkan menyebutkan bahwa total kerugian negara akibat aksi nekat sang guru yang diketahui bernama Demseria Simbolon itu mencapai Rp435 juta.

Demsaria merupakan salah satu guru di SD Nomor 027144 Kelurahan Damai, Binjai, Medan, Sumatera Utara. Sejak 2011, ia tak lagi mengajar dan pura-pura meninggal, namun ia tetap digaji dan mendapat tunjangan selama 7 tahun.

Cara licik Demsaria terungkap saat suaminya Adesman Sagala mendatangi PT Taspen Persero Cabang Utama Medan. Saat itu, Adesman hendak mengambil klaim asuransi kematian dari Demsaria.

Namun saat diverifikasi ulang, terungkap bahwa Demsaria masih hidup, dan melakukan penipuan dengan memalsukan surat kematiannya. Kabar kematian Demseria Simbolon pada 2011 silam ternyata cuma akal-akalannya agar bisa menikmati gaji buta.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement