Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Kapahiang, 2 Warga Meninggal Dunia

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 12 Juli 2021 |19:56 WIB
Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Kapahiang, 2 Warga Meninggal Dunia
Pohon tumbang di Kapahiang. (Foto: BPBD Kapahiang)
A
A
A

JAKARTA - Dua warga meninggal akibat angin kencang yang terjadi di Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Minggu 11 Juli 2021.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, BPBD Kabupaten Kepahiang melaporkan korban meninggal setelah kendaraan jenis minibus yang ditumpanginya tertimpa pohon tumbang. Pada saat kejadian, hujan dilaporkan turun cukup deras dan angin bertiup kencang. 

Dalam hal ini, BPBD Kabupaten Kepahiang juga telah mencatat kerugian lain yang disebabkan oleh bencana tersebut meliputi satu unit rumah rusak berat, satu mobil rusak berat dan satu mobil lainnya mengalami kerusakan ringan.

“BPBD Kabupaten Kepahiang dibantu tim gabungan TNI, Polri dan masyarakat telah membersihkan puing pohon tumbang menggunakan tiga buah gergaji mesin atau senso,” ujar Abdul Muhari, Senin (12/7/2021).

Selain itu, tim juga mengerahkan satu unit alat berat loader dan eskavator untuk mempercepat penanganan pohon tumbang tersebut dan mengurai kemacetan yang ditimbulkan.

Baca juga: Angin Kencang Terjang Bangka Selatan, Pantai Kelisut Porak Poranda

Sementara itu, menurut peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga Rabu (14/7), hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di Bengkulu.

Selain Bengkulu, wilayah lain seperti Kepulauan Riau, Lampung, Kalimantan Selatan dan Maluku Utara juga berpotensi terjadi hujan lebat dan angin kencang hingga dua hari ke depan.

Melihat adanya peringatan dini tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengharap agar pemerintah bersama masyarakat di tiap-tiap daerah itu segera melakukan upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Dalam hal ini, BNPB juga mengimbau agar seluruh komponen yang ada di daerah agar memantau perkembangan cuaca dari BMKG dan melihat potensi kerawanan wilayah melalui inaRisk BNPB.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement