“Untuk kegiatan kita batasi dan tiadakan (sejumlah aktivitas) seperti salat berjamaah. Keluar kamar kita batasi, bergiliran. Jadi tiap pagi hari olahraga bergantian per kamar. Kita masih mencari tahu dari mana warga binaan ini bisa terpapar Corona,” lanjut dia.
Lebih jau dijelaskan dia, untuk sementara waktu, warga binaan tidak bisa berkomunikasi dengan keluargnya, termasuk video call. Keluarga, jelas dia, hanya boleh menitipkan barang berupa makanan untuk warga yang ada di dalam Lapas,.
“Untuk pengunjung hanya boleh menitipkan makanan saja, untuk layanan video call kita tiadakan dulu sementara. Kita prokes sudah diterapkan, baik petugas maupun keluarga. Pegawai juga rutin melakukan swab antigen,” jelas Kalapas.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.