Pesta Pernikahan di Semarang Dibubarkan Aparat, Keluarga Sempat Ngeyel

krjogja.com, · Sabtu 17 Juli 2021 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 512 2442034 pesta-pernikahan-di-semarang-dibubarkan-aparat-keluarga-sempat-ngeyel-RnhW0LgpeZ.jpg Pesta pernikahan di Semarang dibubarkan aparat. (krjogja)

SEMARANG - Pesta pernikahan di Dusun Bantar, RT 02 RW 01, Desa Popongan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/7/2021) dibubarkan oleh aparat. Sebelumnya aparat telah memperingatkan untuk tidak menggelar pesta pernikahan saat PPKM darurat.

Komandan Koramil (Danramil) 04/Bringin, Kodim 0714 Salatiga, Kapten Agung Kartika mengatakan, pembubaran acara di rumah Santosa (52) tersebut lantaran melanggar PPKM Darurat Covid-19.

“Saya menggandeng kapolsek Bringin dan pihak terkait mendatangi acara pernikahan di rumah Bapak Santoso dan kami minta untuk dihentikan. Sejak awal sudah diperingatkan dan diberi arahan karena mbandel akhirnya kami bongkar tempat acara hajatan yang melanggar PPKM Darurat. Ini zona merah dan larangan,” ujar Kapten Agung Kartika.

Pembubaran pernikahan ini sempat alot karena tuan rumah ‘ngeyel’ dan beberapa saudaranya yang datang dari Magelang juga sempat meminta agar diizinkan karena mereka sudah rugi dengan pesanan makanan (katering).

“Beberapa saudara tuan rumah meminta kami untuk tidak membubarkannya karena merasa rugi. Kami tetap bubarkan karena demi keselamatan masyarakat dari pandemi Covid-19,” tutur Agung.

Baca Juga : TNI-Polri Bagikan Sembako Door to Door ke Warga Terdampak PPKM Darurat di Bogor

Pembubaran pernikahan ini dihadiri Camat Bringin, Bambang Arief, Kapolsek Bringin, AKP Suyanto, anggota koramil dan polsek dan tokoh masyarakat.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini