Perbedaan Mencolok Ibadah Haji Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid-19

Agnes Teresia, Okezone · Senin 19 Juli 2021 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 18 2442741 perbedaan-mencolok-pelaksanaan-haji-sebelum-dan-sesudah-pandemi-covid-19-HqROzeJvGX.jpg Ilustrasi haji (Foto: Ist)

Endang menambahkan, para jamaah juga hanya difasilitasi tenda yang ada di sekitar Mina. Dari aspek catering, tidak ada lagi sistem buffet.

“Protokol kesehatan luar biasa menjadi faktor utama,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr Abdelfattah bin Suleiman Mashat mengatakan, jumlah jamaah haji yang terdaftar tahun ini mencapai 558.270 jamaah pada pendaftaran tahap pertama yang berakhir pada Kamis 28 Dzulqa'dah 1442 H.

Kandidat yang memenuhi syarat kemudian dipilih sesuai dengan beberapa kondisi, termasuk usia dan mereka yang melakukan ritual untuk pertama kalinya selain mengikuti tindakan pencegahan dan pencegahan.

Kementerian juga meminta semua calon haji yang telah diberikan izin haji tahun ini untuk mengambil dosis vaksin kedua, karena mereka akan menerimanya tanpa membuat janji terlebih dahulu.

Kementerian Haji dan Umrah mengklarifikasi bahwa jemaah akan diterima pada tanggal 7 dan 8 Dzulhijjah di empat pusat penerimaan, setelah itu mereka akan diangkut dengan bus ke Masjidil Haram di Makkah untuk melakukan Tawaf Kedatangan (berputar) sebelum menuju ke Situs Suci.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini