60 ribu jamaah calon haji siang nanti akan menjalani wukuf di Arafah. Pelaksanaan ibadah haji tahun ini merupakan yang kedua diselenggarakan ditengah pandemi Covid-19. Berbeda dari tahun sebelumnya jumlah jamaah haji tahun ini enam kali lipat lebih banyak dari tahun sebelumnya. Tahun 2020 Pemerintah Kerajaan Arab Saudi hanya membolehkan 10 ribu orang untuk bisa berhaji.
Rasulullah Sholallohu ‘alaih wa salam bersabda: "Haji adalah (wukuf) di Arafah". (HR Bukhari dan Muslim).
Sama seperti tahun lalu, jumlah jamaah haji tahun ini masih sangat terbatas. Pada tahun kedua pandemi COVID-19 ini, Kerajaan Arab Saudi hanya memberikan kuota 60.000 bagi penduduk dan ekspatriat (warga negara asing yang bermukim di Arab Saudi). Angka tersebut jauh lebih banyak dari tahun lalu yang hanya sekitar 1.000 orang. Pembatasan jumlah jamaah ini untuk meminimalisir risiko penularan virus corona yang hingga kini masih menghantui dunia.
Dari puluhan ribu jamaah terpilih, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengonfirmasi setidaknya 327 warga negara Indonesia (WNI) ada di antaranya. Salah satunya adalah Arfan Saputra (31), guru SD Indonesia di Jeddah. Ia saat ini berada di Mina sebelum berangkat ke Padang Arafah.
Saksikan selengkapnya dalam iNews Siang pukul 11.00 WIB langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com
#okezone #iNewssiang #okezonecom #makkah #indonesia #covid19 #wukuf #arafah
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.