Menpora Dukung Penuh Atlet Indonesia yang Berjuang Harumkan Nama Bangsa di Olimpiade Tokyo 2020

Yaomi Suhayatmi, · Minggu 25 Juli 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 1 2445633 menpora-dukung-penuh-atlet-indonesia-yang-berjuang-harumkan-nama-bangsa-di-olimpiade-tokyo-2020-gvnXfGvJQI.jpg Foto: Dok Kemenpora RI

Dukungan kepada para atlet Merah Putih disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali dalam siaran pers berupa rekaman video yang diterima redaksi. Dalam ajang pertandingan olahraga akbar di tingkat internasional tersebut, Indonesia mengirimkan kontigen yang terdiri dari 28 atlet dan 17 official.

“Kita mengirimkan kontigen Indonesia yang sekarang sedang berjuang atas nama bangsa. Tentu saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga memberikan dukungan penuh terhadap para atlet untuk memberikan hasil terbaik,” ucapnya.

Perjuangan para atlet Indonesia di ajang olimpiade di tengah pandemi Covid-19 memang bukan hal yang mudah. Untuk itu ia mengajak segenap bangsa Indonesia mendoakan para atlet. “Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan mereka agar mendapatkan hasil terbaik,” kata Menpora.

 

Dok : Kemenpora

Dia juga juga berpesan kepada para atlet yang sekarang ini sedang bertanding untuk fokus pada tujuan dalam meraih prestasi. Hal ini penting mengingat olimpiade adalah perhelatan olahraga antar bangsa di dunia.

“Anda bertanding ke Tokyo bukan atas nama sendiri, keluarga maupun club cabang olahraganya, tetapi datang bertanding atas nama lebih 267 juta lebih rakyat Indonesia. Anda harus harus fokus tunjukan kemampuan terbaik karena olimpiade adalah puncak pencapaian prestasi bagi seorang atlet. Tidak ada lagi yang lebih tinggi dari itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Menpora, para atlet jangan berpikir bahwa jika gagal di olimpiade masih ada keberhasilan lain. “Anda harus menanamkan bahwa olimpiade inilah adalah yang terakhir, sehingga Anda harus all out untuk berjuang atas nama bangsa dan hasilkan bisa membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya dengan tegas.

Selain menyampaikan dukungan dan rasa bangganya kepada para atlet Merah Putih, pada kesempatan itu ia juga mengimbau agar para atlet, pelatih dan anggota kontingen Indonesia lainnya yang saat ini sedang berjuang atas nama rakyat Indonesia tetap menjaga kesehatan dan mematuhi prokes. “Yang paling terpenting di tengah pandemi seperti ini harus menjaga kesehatan,” ucapnya.

Pandemi Covid-19 terbukti tidak menyurutkan para atlet untuk tetap bersemangat meraih prestasi terbaik di ajang internasional ini. Menpora juga menambahkan bahwa ke 28 atlet yang lolos ke Tokyo sudah melalui klasifikasi, “Mereka yang lolos ke Tokyo sudah melalui kualifikasi, setelah lolos kualfikasi mereka tetap berlatih. Kita berharap dari apa yang mereka siapkan baik secara fisik maupun mental,” tutur Menteri Amali.

Olimpiade Tokyo 2020 secara resmi dibuka pada Jumat 23 Maret 2021 dengan memperebutkan 33 cabang olahraga dan diikuti oleh 204 negara. Indonesia sendiri melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memutuskan untuk turut ambil bagian dalam 8 cabang olahraga (cabor).

Kedelapan cabor yang diikuti yaitu, atletik, panahan, rowing, menembak, bulu tangkis, angkat besi, renang, dan angkat berat. Kedelapan cabor ini ditargetkan dapat meraih prestasi maksimal yang berdampak pada peningkatan raihan peringkat bagi Indonesia. Sehingga, kata Menpora, semua cabang olahraga yang sudah lolos kualisifkasi diharapakan bisa berkontribusi pada peningkatan peringkat.

 

Foto dok : NOC Indonesia

Perunggu di cabang angkat besi kelas 49 kilogram putri yang diraih lifter putri, Windy Cantika Aisah, menjadi medali pertama yang diraih kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Atlet asal Jawa Barat itu berhasil mengangkat beban total 194 kg dengan rincian 84 kg snatch dan 110 kg clean & jerk. Windy yang baru 19 tahun itu berhasil merebut medali perunggu, sedangkan perak diraih Chanu Mirabai (India) dan emas diraih oleh lifter Hou dari China.

Usai mendapatkan kabar lifter Windy meraih medali perunggu. Menpora Amali yang juga mewakili Presiden Jokowi langsung video call pelatih angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja dan CdM kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo, Rosan Perkasa Roeslani dan Windy sendiri sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas pencapaian yang luar biasa tersebut.

Selain angkat besi, tentunya cabang olahraga lainnya juga diharapkan meraih prestasi gemilang yang berkontribusi terhadap peningkatan peringkat Indonesia. Pada olimpiade di Rio De Janeiro 4 tahun lalu, Indonesia berada di peringkat 40 dunia. Peringkat ini tentunya masih harus perbaiki. Ia berharap cabang olahraga Bulutangkis dapat memberikan kontribusi penting bagi Indonesia dalam memperbaiki peringkat Indonesia di tingkat olahraga dunia.

Saat ini laga-laga awal, di cabang olahraga bulu tangkis, seluruh wakil Indonesia meraih kemenangan. Paling mencolok adalah saat tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, mengalahkan pebulu tangkis asal Suriah, Aram Mahmoud dengan skor 21-8 dan 21-14. Tentunya, kemenangan itu diharapkan terus berlanjut hingga menyumbangkan medali emas di babak final.

“Tentu dari hitung-hitungan pimpinan kontingen Chef de Mission (CdM) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, misalnya cabang olahraga bulu tangkis. Sehingga menjadi kontributor perbaikan peringkat itu dan cabang-cabang lainnya. Targetnya mulai sekarang, adalah perbaikan peringkat Indonesia di tingkat dunia,” ucap Menpora tegas. Selamat berjuang atlet Merah Putih!

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini