Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah 'Atlantis' yang Hilang di Mediterania: Berumur Singkat, tapi Diperebutkan Tiga Negara

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 25 Juli 2021 |09:09 WIB
Kisah 'Atlantis' yang Hilang di Mediterania: Berumur Singkat, tapi Diperebutkan Tiga Negara
Foto: Getty Images.
A
A
A

SEKELOMPOK nelayan tiba-tiba memperhatikan sesuatu yang aneh sedang terjadi di dasar Laut Mediterania. 

Sebelum 1831, perairan lepas pantai di barat daya Sisilia itu terkenal karena karangnya, yang masih menjadi pujaan bagi peminat perhiasan hingga kini.

Namun, pada Juli tahun itu, para nelayan Sisilia mulai memperhatikan kawanan ikan mati yang bermunculan di permukaan laut - seolah-olah mereka telah direbus oleh lautan. Ikan-ikan itu bisa dimakan, tapi berbau belerang. Asapnya tampaknya begitu kuat sehingga beberapa nelayan kehilangan kesadaran.

BACA JUGA: Daftar 4 Kecelakaan Maut di Jalan Tol Paling Fenomenal

Penyebab dari kematian ikan-ikan itu baru diketahui beberapa hari kemudian, pada 10 Juli 1831 malam, ketika para pelaut menyadari puncak dari sebuah gunung berapi timbul di atas gelombang laut, memuntahkan asap, abu dan lahar.

Letusan gunung itu terus dan terus terjadi, dan pada Agustus tahun itu, sebuah pulau telah terbentuk.

Pulau itu berdiameter sekira 800 meter dan setinggi 60 meter dari permukaan laut - tetapi penuh dengan kemungkinan; banyak orang bahkan percaya bahwa mereka sedang mengamati kelahiran benua yang sama sekali baru.

BACA JUGA: WHO Minta Semua Negara Usut Asal Usul Virus Corona

Terletak di jantung rute pelayaran Eropa, pulau itu segera menyebabkan perselisihan internasional, sebab Prancis dan Inggris bersaing dengan Sisilia untuk kepemilikan pulau itu.

Namun, argumen itu sia-sia. Dalam waktu lima bulan, pulau itu tenggelam kembali di bawah permukaan laut, membuat beberapa orang menamakannya "L'isola che non c'è" (pulau yang tidak ada di sana) atau "L'isola che se ne andò" (pulau yang menghilang).

Bulan ini menandai peringatan 190 tahun kemunculan pulau tersebut.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement