Usai Risma Marah, Polisi Sidak Agen dan Penerima BPNT di Tuban

Pipiet Wibawanto, iNews · Senin 26 Juli 2021 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 519 2445998 usai-risma-marah-polisi-sidak-agen-dan-penerima-bpnt-di-tuban-5CODZfWpzb.jpg Polres Tuban sidak BPNT (Foto: Pipiet Wibawanto)

TUBAN - Satreskrim Polres Tuban bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan pengecekan komoditas bantuan pangan non tunai (BPNT) serta mengumpulkan keterangan dari keluarga penerima manfaat (KPM), serta e-warung.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan satu bulan tersebut masih ada di dalam rekening penerima. Pengecekan dilakukan pasca-Menteri Sosial Tri Rismaharini marah-marah.

Satreskrim Polres Tuban melakukan sidak di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban. Pengecekan ini menindaklajuti hasil temuan dari Mensos saat blusukan di kampung tersebut. Dia menemukan BPNY hanya disalurkan dua bulan, yang seharusnya di salurkan tiga bulan. 

Sidak yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Adhi Makayasa ini langsung mendatangi satu per satu KPM, BPNT, serta mengecek komoditas bantuan untuk memastikan bantuan yang diterima warga sudah sesuai atau belum.

Baca Juga: Bima Arya Klaim Ganjil Genap Lebih Efektif ketimbang Penyekatan

Di hadapan petugas, keluarga penerima manfaat mengaku bahwa bantuan yang diterima dua paket beras masing-masing 15 kilogram, telur 1 kilogram serta tahu dan tempe. Selain itu, petugas yang didampingi dari dinas sosial, perangkat kelurahan dan pendamping BPNT melakukan pengecekan e-warung, serta cek saldo rekening keluarga penerima manfaat.

Hasilnya, saldo masing-masing keluarga penerima manfaat itu masih ada saldo sebesar RP200 ribu untuk bulan September, sedangkan bulan Juli dan Agustus sudah dicairkan dalam bentuk sembako.

"Kalau kita sebagai tim pendamping kabupaten, kita mengikuti kebijakan atau instruksi surat dari tim kabupaten, ada pak sekda, kepala dinas," ujar pendamping BPNT kecamatan kota Tuban, Andik Prasetyawan, Senin (26/7/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban menyampaikan, pihaknya paska adanya temuan dari Mensos langsung turun ke lapangan. Hal itu untuk melakukan pengecekan komoditas bantuan, serta menggali keterangan dari warga serta agen atau e-warung.

"Ini berdasarkan temuan dari Bu Menteri Sosial, kami langsung turun ke lapangan untuk koordinasi dengan perangkat desa," kata Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Adhi Makayasa.

Baca Juga: Tak Perlu STRP, Penumpang KA Jarak Jauh Cukup Bawa Sertifikat Vaksin

Untuk diketahui, di Kabupaten Tuban sedikitnya ada 40.083 KPM yang menerima bantuan sosial tunai (BST) berupa uang 300.000 per bulan serta beras 10 kilogram.

Sementara untuk BPNT tercatat sedikitnya ada 80.439 KPM dalam program BPNT ini, warga menerima beras kualitas premium 15 kilogram, telur 1,2 kilogram, serta tahu dan tempe.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini