Share

Pria Ini Miliki Tank Bekas Perang Dunia II hingga Torpedo di Ruang Bawah Tanah

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 27 Juli 2021 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 18 2446579 pria-ini-miliki-tank-bekas-perang-dunia-ii-hingga-torpedo-di-ruang-bawah-tanah-GdXBx6hqHj.jpg Tank bekas Perang Dunia II hingga torpedo ditemukan di rumah bekas pensiuan (Foto: Carsten Rehder/DPA)

JERMAN - Pengacara di Jerman sedang berdebat tentang bagaimana menangani seorang pensiunan yang menyimpan tank bekas Perang Dunia II, 'anti-aircraft gun', dan torpedo di ruang bawah tanahnya.

Pensiunan yang sekarang menjadi terdakwa, 84, juga harus mencari rumah baru untuk barang-barang monumental itu.

Jaksa dan pengacara  sekarang sedang merundingkan kemungkinan hukuman, termasuk hukuman percobaan dan denda hingga 500.000 euro (Rp8,5 miliar).

Menurut pengacaranya, sebuah museum AS tertarik untuk membeli tank Panther. Banyak sejarawan berpendapat itu adalah kendaraan paling efisien yang digunakan oleh Jerman selama Perang Dunia Kedua.

Media setempat melaporkan pengacara juga mengatakan bahwa sejumlah kolektor Jerman telah mendekati terdakwa untuk barang-barang lain, termasuk senapan serbu dan pistol,

(Baca juga: Perbaiki Hubungan, Korsel dan Korut Pulihkan Kembali Hotline yang Terputus)

Pada sidang pengadilan pada Senin (26/7) di kota Kiel, sekitar 100 km (60 mil) utara Hamburg, pengacara mencoba untuk menentukan apakah koleksi militer pria itu telah melanggar Undang-Undang Kontrol Senjata Perang Jerman.

Undang-undang tersebut mengatur pembuatan, penjualan, dan pengangkutan senjata perang.

Surat kabar Die Welt mengatakan pengacara berargumen banyak senjata tidak lagi berfungsi dan tank itu dibeli sebagai barang bekas. Mereka sedang mempertimbangkan untuk menerima denda yang lebih rendah sebesar 50.000 euro (Rp854 juta).

(Baca juga: Ajudan Trump Bantah Jadi Agen Asing, Mengaku Tidak Bersalah)

Sementara itu, jaksa telah menyarankan beberapa senjata dan amunisi masih bisa digunakan.Sidang selanjutnya dijadwalkan pada Rabu (28/7) dan keputusan diharapkan keluar pada bulan depan.

Seperti diektahui, barang-barang itu dipindahkan dari sebuah rumah di kota utara Heikendorf pada 2015 dengan bantuan tentara. Pada Juli 2015, dibutuhkan sekitar 20 tentara hampir sembilan jam untuk mengekstraksi tank Panther dari properti perumahan dan mendorongnya ke truk berbobot rendah untuk transportasi.

Pihak berwenang setempat dilaporkan diberi tahu tentang isi ruang bawah tanah oleh rekan-rekan di Berlin, yang sebelumnya menggeledah rumah itu untuk mencari seni Nazi yang dicuri.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini