Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mendagri Sebut Masyarakat Tangsel Masih Kesulitan Dapat Kamar di RS Rujukan Covid-19

Hasan Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 27 Juli 2021 |15:51 WIB
Mendagri Sebut Masyarakat Tangsel Masih Kesulitan Dapat Kamar di RS Rujukan Covid-19
Mendagri Tito Karnavian. (Foto : Hasan Kurniawan)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyatakan, tingginya bed occupancy rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih perlu diwaspadai.

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menambah ketersediaan BOR. Dengan begitu, tidak ada lagi penderita Covid-19 dengan gejala berat yang harusnya mendapatkan perawatan di rumah sakit, menjadi isolasi mandiri di rumah.

"Memang meskipun angka positif rate-nya naik turun, fluktuatif, saya memberi catatan khusus mengenai BOR, masih di atas 60%. Ini perlu diwaspadai," kata Tito, kepada Sindonews, di Pemkot Tangsel, Selasa (27/7/2021) siang.

Ia melanjutkan, dengan ketersediaan BOR yang ada saat ini, masyarakat kesulitan mendapatkan kamar untuk perawatan. Hal ini sangat berbahaya bagi pasien gejala berat.

"Karena kalau bed-nya di atas 60%, itu artinya masyarakat masih kesulitan mendapatkan tempat perawatan. Untuk itu, perlu dilakukan penambahan bed untuk pasien Covid-19, baik di RS pemerintah dan swasta," ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement