Miris! Keluarga Tolak Tes Covid-19, Pasien Kritis Dibawa Pulang Pakai Motor Meninggal di Jalan

Arif Wahyu Efendi, iNews · Rabu 28 Juli 2021 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 519 2447031 miris-keluarga-tolak-tes-covid-19-pasien-kritis-dibawa-pulang-pakai-motor-meninggal-di-jalan-qGShKnNrXo.jpg Foto: Tangkapan layar video viral.

MADIUN - Sebuah video seorang pasien terbaring dalam motor bak roda tiga, viral di media sosial. Keluarga pasien menolak dilakukan swab oleh pihak rumah sakit, hingga akhirnya pasien dibawa pulang dan meninggal dunia dalam perjalanan.

Dalam video yang viral, pasien ditutupi dengan kain. Tampak 3 orang anggota keluarga sedang memeluk pasien yang meninggal di jalan itu. Pasien merupakan warga Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Baca juga: Viral Kisah Pemuda Telaten Rawat Ibunya yang Lumpuh, Berhasil Lulus Bintara Polri

Terdengar suara perekam mengutarakan kekecewaannya terhadap layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban. Video berdurasi 42 detik itu viral di media sosial dan jadi pembicaraan netizen.

Sementara itu, manjamenen RSUD Caruban saat dikonfirmasi menjelaskan kronologi kejadian penanangan pasien tersebut. Humas RSUD Caruban, Yoyok Andik Setyawan mengatakan, sebelum dibawa pulang, pihak keluarga pasien berinisial T tersebut menginginkan pelayanan rawat inap di rumah sakit.

Sedangkan sesuai prosedur rumah sakit, setiap pasien yang akan menjalani rawat inap wajib menjalani tes swab antigen dan foto thorax.

Baca juga: Viral Pria Menikahi 2 Wanita Sekaligus, Netizen: Senangnya Dalam Hati

“Apalagi pasien saat masuk rumah sakit memiliki keluhan sesak napas dan bagian perut membuncit, bahkan dalam kondisi tidak sadar,” ujar Yoyok, Selasa (27/7/2021).

Mendengar hal itu, salah satu anggota keluarga pasien dengan tegas menolak dilakukan swab terhadap pasien. Keluarga lantas memilih membawa pulang kembali pasien menggunakan kendaraan roda tiga. Nahas, pasien meninggal saat di perjalanan.

Yoyok menambahkan, sesuai kajian dari tim dokter, pasien dengan gejala tersebut seharusnya dilakukan rawat inap. Namun pihak rumah sakit tak bisa berbuat banyak karena keluarga memaksa membawa pulang pasien tersebut.

Diketahui, sejak RSUD Caruban ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19, setiap pasien rawat inap wajib dites swab antigen atau screening thorax untuk membedakan pasien umum dengan pasien Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini