TANGERANG SELATAN - Sebanyak 348 guru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani pelatihan literasi digital.
Kegiatan yang berlangsung secara daring itu, melibatkan sejumlah dosen dan pengajar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT).
Kegiatan itu, dilakukan untuk memperkuat pemahaman tentang literasi digital para guru. Terlebih pandemi membuat pola pembelajaran berubah menjadi daring, sehingga kualitas pendidikan saat ini turut bergantung pada metode daring yang diterapkan.
Baca Juga: Program Pendidikan Profesi Guru UNJ Raih Akreditasi A dari BAN-PT
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono mengatakan, bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 telah memiliki pengaruh besar terhadap proses pengajaran dan pembelajaran di masa pandemi saat ini.
"Situasi saat ini sedang pandemi covid 19, maka pembelajaran dalam jaringan atau daring sangat dibutuhkan,” terangnya Kamis (29/07/21).
Dilanjutkan Taryono, penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pendidikan. Hal itu bergantung pada penerapannya di lapangan.
"Proses pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik," jelasnya.