Pakar: Vaksin Selamatkan 50 Juta Nyawa, Tapi Covid-19 Ancam Kemajuan Masa Depan

Agregasi VOA, · Jum'at 30 Juli 2021 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 18 2448198 pakar-vaksin-selamatkan-50-juta-nyawa-tapi-covid-19-ancam-kemajuan-masa-depan-zquO4Ob3Hw.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Reuters)

NEW YORK - Menurut studi tebaru program vaksinasi terhadap beberapa penyakit paling mematikan di dunia telah menyelamatkan puluhan juta nyawa selama 22 terakhir. Namun, para peneliti memperingatkan bahwa kemajuan yang berkelanjutan terancam oleh pandemi virus corona.

Para ilmuwan dari Vaccine Impact Modelling Consortium (“Konsorsium Pemodelan Dampak Vaksin”), yang didanai oleh Gavi, Aliansi Vaksin, dan Yayasan Bill & Melinda Gates, mengamati program vaksinasi selama dua dekade terakhir yang menarget sepuluh penyakit menular di 112 negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Mereka menemukan bahwa sekitar 50 juta nyawa telah diselamatkan oleh vaksin, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak.

Penyakit yang diamati oleh para peneliti itu termasuk campak, hepatitis B, human papillomavirus (HPV), demam kuning, Haemophilus influenzae tipe b, Streptococcus pneumoniae, rubella, rotavirus, Neisseria meningitidis serogrup A, dan Japanese ensefalitis.

(Baca juga: WHO: China Harus Berikan Data Mentah tentang Asal-Usul Pandemi Covid-19)

Studi itu merupakan penilaian terbesar terhadap dampak vaksin sebelum dimulainya pandemi Covid-19.

Dr. Katy Gaythorpe, salah seorang penulis laporan itu di Imperial College London, mengatakan kepada VOA bahwa keberhasilan dua dekade terakhir akan direplikasi jika kemajuan dalam program vaksinasi dapat dipertahankan.

Program imunisasi juga telah memberikan manfaat di luar pencegahan penyakit-penyakit tertentu.

(Baca juga: PM Australia: Vaksinasi Tidak Akan Akhiri 'Lockdown' di Sydney)

Tetapi para peneliti memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 telah mengganggu program vaksinasi – dan dapat menyebabkan penurunan cakupannya.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini