JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi untuk pelajar di sejumlah pondok pesantren dan warga secara door to door di tiga provinsi dengan target 7.000 orang. BIN juga membagikan 7.000 paket sembako kepada warga.
Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan mengatakan, tiga provinsi tersebut, yaitu Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Dia juga menjelaskan alasan dipilihnya lokasi vaksinasi.
"Spot-spot ini kami pilih karena lonjakan angka positif ratenya cukup tinggi dan sudah menjadi zona hitam. Sehingga kami masuk di tiga titik tersebut," kata Budi Gunawan di Pondok Pesantren Ummul Qura, Jl Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (1/8/2021).
Budi menyebut, pondok pesantren merupakan ujung tombak ketahanan NKRI. Sebab, di tempat ini para penerus bangsa dididik. Dalam kegiatan ini, BIN juga menyerahkan 7.000 paket vitamin untuk seluruh santri.
"Pondok pesantren merupakan ujung tombak ketahanan kita, karena di sinilah para generasi muda dididik untuk aspek religius, kemudian nasionalis, dan toleran," ucap Budi Gunawan.
Di samping itu, BIN mengadakan vaksinasi secara door to door. Budi Gunawan mengatakan, vaksinasi door to door dilakukan supaya mencegah laju kematian akibat Covid-19.
"Kami menargetkan saat ini bagaimana menekan angka laju kematian, makanya kami masuk di perumahan-perumahan padat penduduk," ucap Budi Gunawan.
Dalam kesempatan sama, pimpinan Ponpes Ummul Qura, KH Syarif Rahmat mengucapkan terima kasih terhadap BIN. Dia berharap, semua pihak saling bahu-membahu berperang melawan virus corona.
Baca Juga : Kapolri Siapkan Strategi Vaksinasi Capai 70 Persen di Hari Kemerdekaan
"Saya berharap kepada saudara-saudara saya para kyai, para ulama, para guru dan seluruh pendidik, masyarakat, untuk bahu membahu tolong menolong dan menyampaikan bahwa saatnya kita berperang. Tidak boleh berbeda pendapat," tutur Syarif.
Selain menggelar vaksinasi, BIN juga membagi-bagikan sembako terhadap para warga yang terdampak Covid-19. Total ada 7.000 paket sembako beserta vitamin yang diberikan kepada warga di 3 provinsi yang sama.