Polsek Nimboran Dibakar Massa, Polda Papua: Mari Jaga Kamtibmas

Chanry Andrew S, iNews · Selasa 03 Agustus 2021 01:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 340 2449894 polsek-nimboran-dibakar-massa-polda-papua-mari-jaga-kamtibmas-MlZK0YyHcE.jpg Polsek Nimboran dibakar massa (Foto: istimewa)

JAYAPURA Polsek Nimboran dibakar massa setelah polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak Fredrik Sem yang tengah mabuk dengan memalak kendaraan yang melintas di Jalan Poros Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura.

Saat itu, petugas piket langsung menuju TKP setelah mendapatkan laporan warga. Saat hendak diamankan, Fredrik yang tengah mabuk langsung melakukan perlawanan kepada petugas.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan, pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan alat berupa linggis.

"Sehingga salah satu personel melakukan tembakan peringatan ke udara, tetapi pelaku tetap melakukan perlawanan sehingga personel kembali melakukan tembakan peringatan ke arah bawah," kata Achmad, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Polisi Beberkan Nama 21 DPO Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan

Tak berselang lama, kemudian sekelompok massa yang berjumlah sekitar dua puluh orang yang diduga kuat merupakan kerabat pelaku mendatangi Polsek Nimboran, kemudian langsung melakukan penyerangan terhadap petugas Kepolisian.

"Anggota yang berada di Polsek berlindung dan mengamankan diri kearah belakang Polsek dan saat itu massa kembali datang menggunakan truk dan bergabung dengan massa yang pertama, dan langsung melakukan pengrusakan dan pembakaran Polsek Nimboran," jelas Kamal.

Baca juga: Kapolri Bentuk 84 Polsek Baru Tersebar di 23 Polda

Pascapembakaran, lanjut Kamal, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan TNI setempat dan melakukan dengan pendekatan para tokoh.

"Kasusnya sudah ditangani oleh Polres Jayapura. Sementara korban sudah di evakuasi ke RSUD Youwari untuk mendapatkan penangan medis," kata Kamal.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya.

Achmad mengajak warga untuk menjaga kamtibmas karena tindakan anarkisme dapat menganggu stabilitas keamanan khususnya di Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura.

"Mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ajak Kamal.

Sementara itu, massa yang diduga kebarat Fredrick masih melampiaskan emosi mereka dengan melakukan aksi blokade jalan raya, tepatnya di perbatasan Kampung Warombaim dengan Kampung Hamonggrang. Sehingga warga kesulitan untuk melintas.

Baca juga: Kapolri Putuskan 1.062 Polsek Tidak Bisa Lakukan Proses Penyidikan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini