SEOUL – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali memicu spekulasi terkait kesehatannya setelah terlihat dengan perban dan bekas luka di kepalanya pada pertemuan resmi, Jumat (30/7/2021). Penampilan Kim dalam foto yang dirilis kantor berita Korea Utara itu memunculkan dugaan dia telah menjalani operasi.
Belum ada pernyataan resmi mengapa Kim mengenakan perban tersebut.
BACA JUGA: Berat Badan Turun 20 Kg Lebih, Kim Jong-un Diduga Jalani Operasi Lambung
Kim telah memimpin sesi kuliah untuk komandan militer dan eksekutif politik, yang telah berlangsung selama empat hari dari 24 hingga 27 Juli. Pertemuan yang diadakan di Pyongyang itu dihadiri oleh para komandan militer, anggota Politbiro Partai Buruh, biro politik umum Tentara Rakyat dan pejabat dari Kementerian Pertahanan Utara.
Sementara salah satu foto yang dirilis menunjukkan Kim mengenakan perban, foto yang lain menunjukkan area yang sama hanya dengan tanda gelap, menunjukkan perban yang telah dilepas menutupi sayatan atau luka bedah.
BACA JUGA: Tampak Lebih Kurus, Spekulasi Tentang Kesehatan Kim Jong-un Merebak
Namun, ketika Kim mengunjungi Menara Persahabatan Tiongkok-Korea keesokan harinya, perban atau titik gelap itu tidak terlihat dengan jelas.
Para ahli percaya perban kemungkinan besar ditempatkan untuk menutupi pengangkatan kondisi yang tidak mengancam jiwa, seperti abses, jerawat, atau lipoma.
Kim telah beberapa kali memicu spekulasi terkait kondisi kesehatannya dalam beberapa bulan terakhir. Rumor terkait hal ini pertama kali muncul pada Juni setelah Kim muncul dengan penampilan yang lebih ramping, menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan.
Dinas intelijen Korea Selatan memperkirakan Kim kehilangan lebih dari 20 kilogram setelah menghilang dari penampilan publik selama berbulan-bulan.
Kim yang memiliki masalah kesehatan karena badannya yang terlalu gemuk diduga menjalani operasi lambung untuk mengurangi berat badan. Ini diduga diyakini karena dorongan orang-orang dekatnya dan pandemi Covid-19, yang berdampak lebih parah pada orang-orang dengan masalah kesehatan.
(Rahman Asmardika)