PPKM Level 4, Pemprov Papua Minta Gerbang Perbatasan RI-PNG Ditutup

Omega Batkorumbawa, iNews · Rabu 04 Agustus 2021 01:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 340 2450484 ppkm-level-4-pemprov-papua-minta-gerbang-perbatasan-ri-png-ditutup-BlX4j5b9FB.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAYAPURA - Pemprov Papua menerapkan PPKM Level 4 dalam menindaklanjuti instruksi Kemendagri mulai 3-9 Agustus 2021 mendatang.

Jubir Gubernur Papua, Rifai Darus menyampaikan bahwa terdapat tiga daerah di Papua yang melaksanakan PPKM Level 4 yakni Kabupaten Mimika, Merauke, dan Kota Jayapura.

"Secara khusus untuk PPKM level 4 akan dilaksanakan di Merauke, Mimika dan kota Jayapura sedangkan PPKM level 3 ada 9 kabupaten dan level 2 ada 17 kabupaten di wilayah Papua, dan minta agar Satgas Covid untuk fokus dalam intruksikan kepada Tim Satgas Covid bahwa keselamatan masyarakat papua menjadi hal utama," Ujar Rifai, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: KPK Desak Pemprov Papua Benahi Data Penerima Bansos Covid-19

Di saat yang sama, ada sembilan kabupaten/kota di Papua yang melaksanakan PPKM Level 3 berdasarkan Inmendagri Nomor 29 Tahun 2021.

Daerah-daerah di Papua yang menggelar PPKM Level 3 adalah Kabupaten Asmat, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Keerom, Kabupaten Nabire, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Supiori.

Rifai mengatakan, Gubernur Papua Lukas Enembe berharap agar Tim Satgas Covid-19 dapat bekerja secara maksimal dan total dalam pencegahan penularan Covid-19 di Tanah Cendrawasih.

"Gubernur akan memantau dan meminitoring serta mempercepat vaksinasi bagi masyarakat papua khususnya di daerah atau klaster yang akan melaksanakan PON nantinya," kata Rifai.

Baca juga: Sekda Pemprov Papua: Harus Ada Kerja Sama Antara Masyarakat & TNI-Polri dalam Berantas Teroris KKB

Selain itu, Gubernur Lukas Enembe juga meminta agar Pintu Perbatasan tetap ditutup sampai dengan PPKM Level 4 berakhir.

Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri, Suzana Wanggai mengungkapkan bahwa tutupnya gerbang perbatasan kedua negara RI-PNG hanya diperketat karena masih bisa dibuka ketika ada permintaan khusus.

"Ini bukan menutup total ya, namun bisa saja dibuka untuk perlintasan khusus, seperti ada pemulangan warga baik WNI dari PNG ke Indonesia maupun Warga negara PNG Dari Indonesia ke PNG, Itupun dengan persetujuan dua Pemerintah," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Kalteng : Pemberlakuan PPKM Level 4 dan 3, mulai 3 hingga17 Agustus 2021

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini