Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bersinergi untuk Energi Bersih, Pertamina dan BPPT Resmikan 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 05 Agustus 2021 |20:08 WIB
Bersinergi untuk Energi Bersih, Pertamina dan BPPT Resmikan 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Kepala BPPT Hammam Riza. (Foto: Dok.PT Pertamina)
A
A
A

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana menyampaikan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai merupakan bagian dari transisi energi untuk mewujudkan penggunaan energi yang lebih bersih lebih efisien, serta mengurangi impor BBM dengan sendirinya menghemat devisa serta dapat menghemat subsidi BBM pada akhirnya.

“Kami menghargai usaha dari Pertamina untuk melakukan transformasi bisnis sebagai respons perkembangan global. Transformasi ini memang tidak mudah, namun kami yakin dengan pengalaman dan daya saing Pertamina hal ini dapat diwujudkan dan Pertamina nanti dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan infrastruktur kendaraan listrik,” ujarnya.

Pada kesempatan peresmian SPKLU secara virtual, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan sebagai BUMN yang masih menjalankan bisnis didominasi energi fosil, maka transformasi Pertamina harus dijalankan secara signifikan dan cepat. Komitmen transisi energi juga harus dilakukan secara serius dan melibatkan program yang sangat masif. Target tersebut masukan ke dalam Environment, Social & Governance (ESG), baik secara langsung maupun tidak langsung di dalam operasional perusahaan.

Menurutnya, Pertamina juga telah melakukan penurunan karbon emisi dalam 10 tahun terakhir dan telah dicapai sebesar 29 persen. Hal ini akan terus ditingkatkan termasuk di sektor transportasi yang menyumbang 23 persen karbon emisi.

“Sektor transportasi Ini harus menerapkan spesifikasi, untuk Itu, Pertamina bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan BPPT untuk mengembangkan SPKLU. Ada 3 lokasi yang dikembangkan dan alhamdulillah sudah beroperasi,” ujar Nicke.

Selain itu, kata Nicke, untuk mendukung Pemerintah dalam mengembangkan Industri mobil listrik, Pertamina juga bergerak di industri mid-streamnya yaitu pengembangan ekosistem baterai listrik bersama-sama dengan BUMN lain dalam IBC (Indonesian Battery Corporation). Pertamina juga bekerja sama dengan pihak lain untuk sub-baterai yang diterapkan di beberapa daerah wisata dengan menyewakan kendaraan motor listrik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement